Buol, TabeNews.com — Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Ilegal Fishing sebagai respons atas maraknya aktivitas penangkapan ikan menggunakan bom di wilayah perairan laut Buol.
Pembentukan satgas ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. H. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., saat wawancara, pada Rabu (3/12/2025).
Wabup Nasir menyampaikan bahwa satgas ini dibentuk untuk memastikan adanya langkah cepat, terukur, dan tegas terhadap para pelaku pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di Buol.
“Kami membentuk tim ini untuk mempermudah melakukan tindakan terukur jika ada pelaku ilegal fishing yang menangkap ikan menggunakan bom,” ujar Wabup Nasir kepada TabeNews.com usai membuka kegiatan pelatihan nelayan di Hotel Surya Wisata.
Tim satgas ini terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta kelompok nelayan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar pengawasan dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh titik rawan.
Satgas tersebut telah menunjukkan hasil awal dengan menindak sejumlah pelaku pencurian ikan dari luar daerah yang diduga bekerja sama dengan sebagian nelayan lokal untuk melakukan praktik pengoboman ikan di wilayah Buol.
“Yang sering menjadi sasaran pencurian yakni perairan Kecamatan Paleleh dan Lakea. Sekarang ini sudah lebih aman, pencurian ikan mulai berkurang masuk di laut Buol,” ungkap Wabup Nasir.
Wabup menegaskan bahwa Pemkab Buol tetap berkomitmen memperketat pengawasan sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku pengeboman ikan.
“Kami tidak akan toleran terhadap pelaku yang merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di Buol,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan satgas diharapkan bukan hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga memberi rasa aman bagi nelayan yang menggantungkan hidup pada laut Buol.
Selain penindakan, pemerintah daerah juga akan terus menggencarkan edukasi kepada para nelayan mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut dan sumber daya ikan.
“Kami ingin nelayan memahami bahwa menjaga keamanan dan keberlanjutan sumber daya ikan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Wabup Nasir.
Ia juga berharap nelayan dapat bekerja sama melaporkan aktivitas mencurigakan di laut serta ikut menjaga laut Buol sebagai sumber ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
Redaksi










