BUOL, Tabenews.com – Sejumlah nelayan di Kabupaten Buol mengaku sejak lama merasakan arus laut yang cukup kuat di perairan sekitar Busak dan Tanjung Dako. Kondisi tersebut menjadi perbincangan di kalangan nelayan karena arus di beberapa titik dinilai lebih kencang dibandingkan wilayah perairan lainnya di sekitar kawasan tersebut.
Para nelayan yang sehari-hari melaut mengaku harus lebih berhati-hati saat melintasi area tersebut, terutama ketika cuaca sedang kurang bersahabat.
Arus yang kuat tidak hanya memengaruhi aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran perahu-perahu nelayan tradisional.
Menurut keterangan sejumlah nelayan, fenomena arus kuat tersebut telah berlangsung sejak lama dan diwariskan sebagai pengetahuan lokal dari generasi ke generasi.
Bahkan, muncul dugaan di kalangan masyarakat pesisir mengenai adanya cekungan atau “lubang” besar di dasar laut yang diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan arus di kawasan Busak dan Tanjung Dako.
Namun demikian, hingga saat ini dugaan tersebut masih sebatas cerita dan pengalaman para nelayan yang setiap hari beraktivitas di laut.
Belum terdapat penelitian ilmiah maupun data resmi dari instansi terkait yang dapat membuktikan keberadaan lubang besar atau fenomena geologi tertentu di dasar laut wilayah tersebut.
Salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa arus di sekitar Busak dan Tanjung Dako memang berbeda dibandingkan daerah lain.
“Kalau melewati daerah itu kami harus lebih waspada. Arusnya terasa lebih kuat, terutama pada waktu-waktu tertentu. Sudah lama nelayan membicarakan hal ini,” ujarnya.
Fenomena tersebut menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat pesisir. Mereka berharap pemerintah daerah, instansi kelautan, maupun lembaga penelitian dapat melakukan survei batimetri atau penelitian kelautan guna mengetahui kondisi dasar laut secara lebih jelas dan ilmiah.
Selain untuk menjawab berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat, penelitian tersebut juga dinilai penting untuk mendukung keselamatan pelayaran nelayan, pemetaan potensi sumber daya laut, serta mitigasi risiko di wilayah perairan yang memiliki karakteristik arus kuat.
Sementara itu, para nelayan tetap mengimbau rekan-rekan mereka yang beraktivitas di sekitar Busak dan Tanjung Dako agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah yang dikenal memiliki arus cukup kencang tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi teknis terkait mengenai adanya penelitian ataupun data ilmiah yang menjelaskan penyebab pasti kuatnya arus laut di kawasan Busak dan Tanjung Dako, Kabupaten Buol.
Redaksi










