Buol Tabenews.com – Bupati Buol Trisharyudi Triwibowo MM mengisyaratkan aura kepemimpinan saat didampingi Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suryana S.I.K., M.A.P, pada apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Tinombala 2025, dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 Hijriah yang digelar di halaman Mapolres Buol.

Pasukan yang terlibat dalam apel terdiri dari berbagai unsur, di antaranya TNI Koramil 1305-BT, TNI AL, Personel Polres Buol, Satpol PP, Dinas Perhubungan,BPBD Kab. Buol, serta Dinas Pemadam Kebakaran, Orari. Pada kamis (20/3/25).

Pemasangan pita tanda operasi, disemat oleh bupati kepada perwakilan personil dari masing-masing instansi yang terdiri dari personel TNI, Sat Lantas, Sat Pol PP dan Dishub, yang dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan, dimana bupati dan unsur forkompimda bersama pejabat yang berkompenten melakukan pemeriksaan pasukan.
Pada upacara itu dibacakan amanat Kapolri oleh Bupati Buol Trisharyudi Triwibowo, MM.

Diantara amanat kapolri, mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait.
Sementara lebih detail bupati mengatakan, apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ucap Bupati.
Pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 s.d. 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 s.d. 7 April 2025.

Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, dan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Maret s.d. 8 April 2025 untuk 8 Polda Prioritas, serta tanggal 26 Maret s.d. 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.
Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dan akan menempati 2.835 pos, yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, serta pengamanan terhadap 126.736 objek pengamanan berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Dalam amanatnya, Kapolri juga menyoroti pentingnya strategi komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas terkait rekayasa lalu lintas, pelayanan kepolisian, dan pesan-pesan keamanan.

“Optimalkan layanan 110 sebagai hotline pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan,” tegas Kapolri melalui amanatnya.
Menutup amanat yang dibacakan kapolri, Bupati Buol mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran TNI-Polri, Dinas Terkait, Serta Unsur Perangkat Daerah lainnya atas partisipasi dan dukungannya dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Dinas Terkait, BNPB,Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2025.”tutup Bupati Buol.

Sementara itu Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suryana, S.I.K M.A.P mengatakan sangat mengapresiasi kehadiran Forkopimda dan semua pihak, “ hal ini penting sebagai wujud sinergitas untuk bersama menjaga situasi Kamtibmas.” Sambut Kapolres
Ditandaskan Kapolres, pada intinya gelar pasukan maupun rapat koordinasi bertujuan untuk menyatukan persepsi,” kita saling mendukung sehingga operasi Ketupat Tinombala 2025 agar dapat berjalan dengan baik aman dan kondusif. Ujarnya.
Redaksi










