TABEnews Tolitoli, Minggu — Suasana Markas Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli tampak lengang pada hari Minggu. Meski demikian, petugas piket fungsi dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tetap menjalankan tugas dengan penuh kesiapsiagaan.
Keberadaan piket fungsi di pintu gerbang masuk Polres Tolitoli merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas pelayanan publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Piket fungsi dipimpin oleh Kepala SPKT yang bertanggung jawab langsung kepada Kapolres. Pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Kabag Ops dan kendali operasional Wakapolres. Dalam tugas sehari-hari, SPKT didukung oleh sejumlah unit yang siap siaga.
Saat dijumpai media ini, dua personel piket yakni Briptu Suganda dan Briptu Megarahmat, tengah melaksanakan tugasnya sesuai standar operasional prosedur (SOP). “Kami menerima laporan dan pengaduan masyarakat langsung ke SPKT, serta memberikan salam dan sambutan kepada setiap pelapor sebagai bagian dari pelayanan awal,” ujar Briptu Suganda.
Untuk diketahui, SPKT memiliki fungsi utama dalam memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat secara terpadu dan menyeluruh. Tugas pokok SPKT antara lain menerima dan menangani laporan atau pengaduan, memberikan bantuan serta pertolongan, serta menyediakan informasi terkait layanan kepolisian.
Selain itu, SPKT juga berperan penting dalam koordinasi dan penanganan berbagai situasi darurat, seperti penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan kegiatan masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, unit SPKT dituntut bekerja ekstra. Kapolres Tolitoli telah menginstruksikan agar layanan telepon bebas pulsa 110 diaktifkan secara maksimal sebagai bentuk respon cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Layanan 110 menjadi bagian penting dalam mempercepat respons polisi terhadap laporan warga. Kami terus memaksimalkan layanan ini agar masyarakat merasa aman dan terlayani,” terang Kasi Humas Polres Tolitoli kepada media ini beberapa waktu lalu.
(Armen Djaru)








