Gorontalo

Lingkaran Setan Tambang Ilegal Pasir Putih: Alam Dijarah, Institusi Negara Dicatut untuk Bungkam Rakyat!

21
×

Lingkaran Setan Tambang Ilegal Pasir Putih: Alam Dijarah, Institusi Negara Dicatut untuk Bungkam Rakyat!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo, Tabenws.Com — Desa Pasir Putih, Kecamatan Mootilango, kini menjadi medan perampokan ruang hidup. Hutan dibabat, sungai diracun, dan tanah rakyat dikonversi menjadi pundi-pundi kekayaan segelintir elite lewat aktivitas tambang ilegal yang seolah kebal hukum.

Aktivis Mahasiswa Gorontalo, Jufri Pariolo, melontarkan kritik pedas terhadap pembiaran yang terjadi. Ia menyebut Pasir Putih bukan lagi sekadar saksi bisu kerusakan alam, melainkan bukti nyata matinya supremasi hukum di Kabupaten Gorontalo.

“Ini bukan sekadar tambang, ini adalah penjarahan! Tambang ilegal di Pasir Putih telah merobek rasa keadilan dan menginjak-injak kepercayaan masyarakat terhadap hukum,” tegas Jufri dengan nada berang.

Arogansi ‘Tameng’ Seragam: Oknum TNI Gadungan dalam Pusaran Tambang

Skandal ini semakin membusuk dengan munculnya dugaan intimidasi yang dilakukan pengusaha tambang. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya oknum pengusaha berinisial “RDK” yang dengan berani mencatut nama institusi TNI demi memuluskan bisnis haramnya dan membungkam suara kritis warga.

“Mengatasnamakan TNI untuk membentengi praktik ilegal adalah penghinaan telak terhadap martabat negara! Simbol kekuasaan itu seharusnya melindungi rakyat, bukan diperalat sebagai alat pemukul untuk kepentingan pribadi,” seru Jufri. Ia menambahkan bahwa keberadaan oknum “TNI gadungan” ini adalah parasit yang merusak kredibilitas institusi di mata masyarakat.

Ujian Nyali Kapolres Gorontalo

Jufri Pariolo menegaskan bahwa tuntutannya kepada Polres Gorontalo bukan lagi sekadar himbauan normatif, melainkan ultimatum. Publik kini menunggu apakah hukum akan ditegakkan atau justru tunduk pada tekanan kekuatan modal.

“Kapolres jangan hanya diam! Tutup tambang itu sekarang, seret pelakunya ke penjara, dan sikat siapa pun yang berani menjual nama institusi negara untuk bisnis kotor ini!” tantangnya.

Jika penertiban ini terus ditunda, Pasir Putih akan tetap menjadi monumen keserakahan yang abadi, di mana alam dijarah, hukum dikencingi, dan institusi negara disalahgunakan tanpa sanksi.

Example 468x60
banner 325x300
Example 120x600