Buol TabeNews.com — Kepala Bidang Pembinaan SMK (PSMK) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Edy Akas, S.Ag., M.Pd, melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Tiloan, Kabupaten Buol.
Kunjungan ini menjadi istimewa karena SMKN 1 Tiloan tercatat sebagai sekolah pertama di Kabupaten Buol yang dikunjungi beliau sejak resmi menjabat sebagai Kabid PSMK.
Kedatangan Kabid PSMK disambut langsung oleh Kepala SMKN 1 Tiloan, Murapto M. Toa, bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk meninjau langsung kondisi sekolah, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, serta berdialog dengan pihak sekolah terkait pengembangan pendidikan kejuruan.
Dalam kesempatan itu, Murapto M. Toa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Kabid PSMK menjadi motivasi besar bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kabid PSMK atas kunjungannya ke SMKN 1 Tiloan. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami karena SMKN 1 Tiloan menjadi sekolah pertama di Kabupaten Buol yang dikunjungi di masa jabatan baru beliau. Kunjungan ini tentu memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Murapto.
Ia juga berharap melalui kunjungan tersebut, SMKN 1 Tiloan mendapat dukungan dan perhatian berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kompetensi keahlian, peningkatan fasilitas praktik, serta penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Sementara itu, Edy Akas, S.Ag., M.Pd menegaskan pentingnya peran SMK dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan berdaya saing.
Ia mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah dan satuan pendidikan SMK, khususnya di Kabupaten Buol, dalam upaya meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan kejuruan.
Redaksi









