Tolitoli, TABEnews.com-Usaha tim SAR untuk menemukan korban hanyut di Sungai Kongkomoa, Basidondo Tolitoli memasuki hari 5 masih belum membuahkan hasil.
Satu dari dua korban masih terus dicari di tengah lumpur sungai dan arus yang masih deras, sejak kejadian 18 Februari itu.
Humas Basarnas Palu, Fatmawati yang di konfirmasi hari ini mengakui tim masih berjibaku di tengah lumpur dan arus sungai Kongkomos.
Kejadian yang menimpa dua warga saat menyeberangi sungai menggunakan rakit di Kongkomos, Kec. Basidondo, Kab. Tolitoli hanyut ke sungai Kongkomos Sabtu (18/2/2023).
Diketahui indentitas korban bernama Saharudin (40 thn) dan Safaruddin (18 thn) keduanya sama-sama bedomisili di desa Kongkomos.
“Siang ini pihak Basarnas Palu melalui Unit Siaga SAR Tolitoli kembali menerima 1 laporan kondisi membahayakan jiwa manusia yakni 2 orang hanyut disungai dengan kronologi pada Sabtu (18/2/2023) sekitar pukul 07.40 wita kedua korban berniat menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit namun salah satu korban terjatuh dan rekan yang satunya berniat menolong tetapi naas rekannya juga ikut jatuh dan hanyut terbawa arus sungai desa Kongkomos, Kec. Basidondo, Kab. Tolitoli. Sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas pihak keluarga dan aparat setempat telah lebih dahulu melakukan upaya pencarian namun hingga kini belum menemukan kedua korban hanyut.” Terang Andi Sultan, S.E. selaku Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR.
Setelah menyiapkan peralatan SAR tim rescue Unit Siaga SAR Tolitoli yang berjumlah 4 (empat) orang personil segera bergegas menuju lokasi kejadian dengan menggunakan rescue car double cabin dengan membawah 1 unit rubber boat, dan peralatan SAR lainnya.
Setibanya di lokasi kejadian tim langsung berkoorinasi dengan pihak keluarga dan pontensi SAR untuk selanjutnya melakukan pencarikan terhadap kedua korban. Tim rescue dibantu masyarakat setempat melakukan penyisiran mengikuti aliran sungai.
Turut serta dalam pencarian TNI AL, Polres, Polairud, Babinsa, BPBD, aparat desa dan masyarakat setempat.
















