Laulalang, TABEnews.com
Desa Laulalang hari ini 5 September genap berusia 93 tahun.
Perayaan hari jadi Laulalang, Tolitoli Utara dihadiri Wabup Moh Besar Bantilan, Gaukan ke 17 H Moh Saleh Bantilan, Kadis Pemdes Moh Dzikron, Anggota DPRD Tolitoli Moh Mubarak, camat, Kapolsek dan Danramil.
Peringatan yang dipusatkan di Lapangan H Hayun Desa Laulalang, Senin (5/9) dimeriahkan juga penampilan tari kolosal dan seni tradisional.
Meski diguyur hujan perayaan yang didahului pembacaan petikan surat pembentukan desa oleh Kades Herman.
Petikan surat yang ditandatangani Raja Tolitoli Moh Saleh Bantilan tanggal 5 September 1929 itu, juga dikuatkan keputusan desa setiap tanggal 5 September akan diperingati sebagai hari jadi Laulalang.
Disejarahkan juga Kepala Kampung pertama sampai sekarang.
Gaukan bergelar Dey Babo Lantung, Moh Saleh Bantilan juga didaulat memberi sambutan.
Bupati ke 9 Kabupaten Tolitoli itu mengungkapkan, bahwa Moh Saleh Bantilan yang menandatangani pembentukan desa Laulalang adalah kakeknya–ayah dari ayahandanya H Anwar Bantilan.
Sementara Wabup Moh Besar Bantilan mengungkapkan bahwa desa Laulalang jauh telah mengalami perkembangan dan semoga ini bisa diayukuri dan dapat nikmati.
Perayaan ditandai pula penukulan gong oleh Wabup Moh Besar Bantilan dan pemotongan tumpeng oleh bupati ke 9 yang diserahkan kepada Kades saat ini. sy



















