TABE Bajugan, Tolitoli — Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, menyatakan perang terhadap stunting! Dalam Rapat Rembuk Stunting yang digelar pada Selasa, 1 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Bajugan, Kepala Desa Ardiansyah mengobarkan semangat kolektif untuk memerangi masalah gizi buruk demi masa depan generasi muda.
Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Desa Bajugan. Ia mengajak seluruh pihak bahu membahu mewujudkan generasi emas yang sehat dan tangguh.
“Stunting adalah ancaman nyata bagi masa depan anak-anak kita. Maka mari kita cegah bersama. Imunisasi dan sanitasi harus kita penuhi, karena generasi bebas stunting adalah pondasi Desa Bajugan yang maju,” ujar Ardiansyah penuh semangat.
Kades Ardiansyah juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan rembuk stunting yang menurutnya sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan masyarakat.
“Sebagai kepala desa, saya sangat mendukung kegiatan ini. Ini bukan sekadar rapat, ini adalah langkah besar dalam menjaga kesehatan masyarakat yang kita cintai,” lanjutnya.
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting di desa, antara lain perwakilan dari Dinas Kesehatan, aparat desa, Ketua BPD, pendamping desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga desa, serta para undangan lainnya.
Kepala Desa berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Desa Bajugan sebagai desa yang mandiri, bermartabat, maju, dan sejahtera.
“Mari kita jadikan Desa Bajugan sebagai contoh desa yang peduli akan masa depan anak-anaknya. Desa yang sehat adalah desa yang kuat,” tutupnya.
fajri








