Buol, TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar rapat perdana persiapan atlet dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Rapat dilaksanakan pada Senin (02/03/2026) di Kantor Disporapar Kabupaten Buol.
Rapat ini menjadi langkah awal konsolidasi sekaligus penegasan komitmen Kabupaten Buol sebagai tuan rumah penyelenggaraan POPDA 2026.
Tidak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggara, Kabupaten Buol juga membidik capaian prestasi maksimal dengan meraih gelar Juara Umum.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni sepak bola, sepak takraw, bola basket, dan bola voli.
Dalam rapat dibahas sejumlah agenda penting, mulai dari mekanisme seleksi atlet, pola pembinaan, kesiapan teknis pertandingan, hingga strategi pencapaian target prestasi.
Sekretaris Disporapar Kabupaten Buol Ahmadi Mangge dalam arahannya menyampaikan bahwa kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari kualitas atlet yang diturunkan.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas bidang agar seluruh tahapan seleksi dan pembinaan berjalan sesuai jadwal.
“POPDA 2026 menjadi momentum kebangkitan olahraga pelajar di Kabupaten Buol. Kita ingin sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi berjalan beriringan. Oleh karena itu, seluruh pihak harus bekerja maksimal dan terukur,” ujarnya.
Disepakati bahwa seleksi atlet akan dilaksanakan pada 3 hingga 5 April 2026. Pembukaan seleksi dijadwalkan pada 3 April 2026 pukul 14.30 WITA di Stadion Kuonoto dan akan dibuka oleh pejabat Disporapar Kabupaten Buol.
Undangan seleksi akan disebarkan ke seluruh sekolah di Kabupaten Buol guna menjaring atlet-atlet terbaik dari masing-masing cabang olahraga.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar, Jufri Bakri, mengatakan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan profesional dengan melibatkan pelatih berlisensi serta wasit yang kompeten.
“Kami ingin memastikan atlet yang terpilih benar-benar berdasarkan kemampuan dan potensi. Setelah seleksi, mereka akan langsung masuk dalam program Training Center (TC) yang terstruktur dan terpantau,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Disporapar telah menyiapkan sarana dan prasarana seperti bola, jaring, net, serta perlengkapan teknis lainnya. Seluruh pelatih yang terlibat diwajibkan memiliki lisensi guna menjamin kualitas pembinaan.
Selain itu, masing-masing cabang olahraga akan didukung dua wasit lokal untuk memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung objektif dan sesuai aturan.
Hasil seleksi nantinya akan direkomendasikan kepada pihak sekolah sebagai dasar penetapan atlet yang akan mewakili Kabupaten Buol pada POPDA 2026.
Setelah mengikuti pemusatan latihan, para atlet juga akan menjalani try out yang direncanakan berlangsung di Gorontalo sebagai bagian dari evaluasi kesiapan tim sebelum berlaga di tingkat provinsi.
Kabupaten Buol juga menargetkan sedikitnya 50 persen atlet berprestasi mampu menembus level lebih tinggi dan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada ajang PraPOPNAS di Surabaya.
Seluruh rangkaian persiapan ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan daerah yang terus mendorong peningkatan prestasi generasi muda di bidang olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, pelatih, serta seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Buol optimistis mampu menyelenggarakan POPDA 2026 secara sukses, tertib, dan profesional, sekaligus meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
Redaksi









