Gorontalo,Tabenews.Com- Setelah beredarnya isu isu yang akan memecah belah persatuan dari anak anak hukum di Gorontalo, sekretaris Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) angkat bicara.
Minggu, 12/11/2023
Semenjak berdirinya Organisasi Permahi di Gorontalo, pada bulan Maret 2022. Sampai dengan saat ini solidaritas dan juga kekompakan para pengurus serta anggota Permahi tetap terjaga yang Kemudian Cabang Gorontalo di Nahkodai oleh Fahmi Usuli.
Namun sayangnya ada pihak yang di duga berupaya memecah bela kesatuan anak anak Permahi Cabang Gorontalo
Muhammad Rahim sebagai Sekretaris Umum (Sekum_Read) Cabang Gorontalo mengatakan bahwa kegiatan yang mengatasnamakan Permahi sebagaimana yang beredar di media sosial bukan bagian dari Agenda Permahi ataupun Kegiatan yang tidak masuk dalam Program Kerja Dewan Pimpinan Cabang (DPC)
“Adapun pemberitaan di media sosial terkait dengan agenda permahi gorontalo beberapa waktu ini diluar dari pemberitaan akun ig dpcpermahi_gorontalo itu bukan agenda dan kegiatan kami Dewan Pimpinan Cabang Permahi Gorontalo” kata Rahim
Pecahnya mahasiswa hukum di Gorontalo dilatar belakangi oleh sekelompok mahasiswa hukum yg awalnya di ajak bersama sama dalam menggagas Permahi di Gorontalo namun berdalih untuk masih fokus menghidupkan kembali organisasi Lemhi (lembaga eksekutif mahasiswa hukum Indonesia) karna belakangan organisasi ini mulai bersifat Vakum di Gorontalo.
“kami menghormati dan menghargai keputusan itu, tapi ternyata mereka mempunyai niat lain untuk memecah mahasiswa hukum di Gorontalo”
Terakhir Muhammad Rahim mengatakan bahwa dirinya beserta Para Pengurus DPC Permahi Gorontalo mengatakan Harapannya pembentukan permahi kali di Gorontalo tidak ada gesekan ataupun perpecahan antara mahasiswa hukum soal Esensi dan program Permahi kedepan” kata Sekum Permahi kepada Wartawan Tabenews.








