Tolitoli, Tabenews com.–Pembangunan tahap II Rumah Adat Tolitoli, Halte Masigi di Kelurahan Nalu Tolitoli dilanjut dengan konstruksi baja berat.
Kadis PUPR mengatakan, tahap II ini sebatas kontruksi sampai atapnya. Ini hanya kontruksi tiang sampai atap, berikut tahap III baru finishing, jelas H Fadjar.
Sebelumnya pembangunan rumah adat icon Tolitoli itu tertunda karena proses legalitas lahan dalam tahap pensertifikatan di BPN.
Kalau tahun ini, semua legalitas itu sudah selesai namun alokasi dana APBD hanya sekira Rp 800 an juta.
Konstruksi rumah balre Masigi Tolitoli dirancang arsitek menyerupai kontruksi awal rumah itu dibangun sekira abad 16-17.
Kalau awalnya dengan bahan kayu, saat ini oleh pemerintah memperkokoh bangunan itu dengan konstruksi baja berat.








