Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Polres Buol

Kapolres Buol Shalat Jumat dan Gelar Kopaja di Masjid Jabar Nur Kali, Ajak Warga Waspadai Pengunaan Media Sosial hingga Karhutla

13
×

Kapolres Buol Shalat Jumat dan Gelar Kopaja di Masjid Jabar Nur Kali, Ajak Warga Waspadai Pengunaan Media Sosial hingga Karhutla

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL, TABENEWS.COM – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) membutuhkan kebersamaan, kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat. Pesan inilah yang disampaikan Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., saat melaksanakan Salat Jumat berjamaah sekaligus kegiatan Kopaja (Kopi Paska Jumat) bersama masyarakat di Masjid Jabar Nur, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Jumat (30/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Buol didampingi Kasat Binmas Polres Buol AKP Suharto dan Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Biau, Kahar Lamaka. Kehadiran rombongan disambut dalam suasana penuh kekeluargaan bersama jamaah Masjid Jabar Nur.

Pelaksanaan Salat Jumat berlangsung khidmat, dengan Ustaz M. Richard Mukchsin bertindak sebagai khatib dan Umar T. Landjong sebagai imam.

Menariknya, kegiatan tidak berhenti setelah pelaksanaan ibadah. Kapolres Buol melanjutkan silaturahmi melalui Kopaja atau Kopi Paska Jumat bersama jamaah masjid. 

Momentum ini dimanfaatkan untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan, ketertiban serta persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkan berita bohong, fitnah maupun konten yang dapat memicu perselisihan.

Media sosial seharusnya menjadi sarana komunikasi dan penyebaran informasi positif, bukan tempat membangun permusuhan atau memperkeruh hubungan antarsesama warga.

Selain persoalan media sosial, Kapolres Buol juga memberikan perhatian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), termasuk potensi kebakaran di area perkebunan milik masyarakat.

Kapolres mengajak seluruh warga agar saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kebiasaan membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan perlu dihindari karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

Menurut pesan yang disampaikan, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran bersama seluruh masyarakat.

Jangan sampai kelalaian seseorang justru menimbulkan kerugian bagi banyak orang. Karena itu, warga diharapkan segera mengingatkan apabila melihat aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Kapolres juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu kehidupan sosial masyarakat.

Peran keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga sangat dibutuhkan untuk mencegah masuknya narkoba ke lingkungan masing-masing.

Masyarakat juga diharapkan tidak bersikap acuh terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu Kamtibmas, warga diimbau segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.

Kegiatan Kopaja (Kopi Paska Jumat) menjadi salah satu momentum pendekatan kepolisian kepada masyarakat melalui suasana santai dan penuh keakraban.

Melalui pertemuan seperti ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan Kapolres dan jajaran, sekaligus menyampaikan berbagai persoalan maupun aspirasi yang berkembang di lingkungan mereka.

Sementara itu, Wawan Landjong selaku Sekretaris Masjid Jabar Nur Kelurahan Kali, menjadi salah satu pihak yang diharapkan dapat menyampaikan tanggapan terkait kehadiran Kapolres Buol dan kegiatan Kopaja bersama jamaah.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Pada akhirnya, keamanan dan ketenteraman Kabupaten Buol tidak dapat diwujudkan hanya dengan mengandalkan aparat keamanan. Dibutuhkan kesadaran seluruh warga untuk menjaga lingkungan, menghindari narkoba, bijak bermedia sosial serta saling mengingatkan terhadap ancaman Karhutla.

Dari masjid, pesan keamanan disampaikan. Dari silaturahmi, kebersamaan dibangun. Karena Buol yang aman dan damai adalah tanggung jawab kita bersama.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300