Buol TabeNews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Buol resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026–2030 setelah dilantik dalam acara yang berlangsung di Aula Pogogul Lantai II Kantor Bupati Buol, Minggu (17/5/2026) pukul 15.30 WITA.
Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo MM selaku Ketua Umum KONI Kabupaten Buol, Wakil Bupati Buol Dr. H. Moh Nasir Dj Daimaroto SH., MH, Ketua DPRD Kabupaten Buol, Sekertaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pengurus cabang olahraga, atlet, serta tamu undangan lainnya.
Turut hadir Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Muhammad Fathur Razaq bersama jajaran pengurus KONI Provinsi Sulawesi Tengah.
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 06 Tahun 2026 tentang pengukuhan susunan pengurus KONI Kabupaten Buol masa bakti 2026–2030.
Dalam sambutan pemerintah daerah, Wakil Bupati Buol Dr. H. Moh Nasir Dj Daimaroto SH., MH menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus KONI Kabupaten Buol yang baru dan berharap kepengurusan tersebut mampu membawa dunia olahraga Buol semakin maju dan berprestasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal perjuangan panjang untuk mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Buol melalui prestasi olahraga,” ujar Wakil Bupati.
Ia mengaku optimistis dengan kepengurusan baru KONI Buol, terlebih karena mendapat dukungan penuh dari KONI Provinsi Sulawesi Tengah yang dinilai memiliki semangat besar dalam memajukan olahraga daerah.
Dalam suasana penuh keakraban, Wakil Bupati bahkan sempat melontarkan candaan terkait aksi push up Ketua KONI Buol saat pelantikan berlangsung.
“Sekarang KONI Buol memiliki ketua umum yang luar biasa, bisa push up di hadapan kita semua. Kalau saya tadi ikut push up mungkin harus pakai stetoskop karena jarang olahraga,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan pantun penyambutan kepada tamu dari KONI Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk penghormatan dan kekeluargaan.
“Kayu perahu di laut biru, ombak tenang di waktu petang. Selamat datang para tamu hebat dan cantik, di acara pelantikan yang penuh semangat juang,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan ada tiga harapan besar pemerintah daerah yang dititipkan kepada pengurus KONI Kabupaten Buol periode 2026–2030.
Harapan pertama adalah tata kelola organisasi yang modern, transparan, dan akuntabel.
“KONI harus menjadi rumah besar yang sehat bagi seluruh cabang olahraga. Kelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berdampak langsung pada kualitas latihan dan kesejahteraan atlet,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah KONI Provinsi Sulawesi Tengah yang telah bekerja sama dengan BPKP dalam menyusun pedoman penganggaran olahraga guna mencegah persoalan hukum di kemudian hari.
“Kalau tata kelolanya baik, insyaallah tidak ada lagi pengurus KONI yang dipanggil kejaksaan atau kepolisian,” katanya.
Harapan kedua adalah pembinaan usia dini yang berkelanjutan. Menurutnya, Kabupaten Buol memiliki banyak potensi atlet yang harus dibina secara serius hingga ke pelosok desa.
“Jangan hanya fokus pada turnamen jangka pendek. Bangun sistem pencarian bakat hingga ke desa-desa agar rantai prestasi olahraga kita tidak terputus,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara KONI dan seluruh cabang olahraga agar pembinaan atlet berjalan maksimal.
“Jangan sampai cabang olahraga berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi, komunikasi dan konsultasi itu penting,” tambahnya.
Sementara harapan ketiga adalah kesiapan menghadapi berbagai ajang olahraga bergengsi, termasuk Porprov dan persiapan menuju PON mendatang.
“Periode ini sangat krusial. Pemerintah daerah berharap pengurus baru segera menyusun program pembinaan dan pemusatan latihan yang efektif agar atlet-atlet Buol mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tegas Wakil Bupati.
Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Buol H. Risharyudi Triwibowo MM menyatakan kepengurusan baru hadir dengan semangat perubahan dan target besar untuk dunia olahraga Buol.
“Target kami Buol bisa masuk lima besar di Porprov mendatang. Ini menjadi sejarah baru yang harus kita perjuangkan bersama,” ujarnya.
Risharyudi juga menyampaikan ambisi Kabupaten Buol untuk menjadi tuan rumah Porprov Sulawesi Tengah tahun 2030.
“Kami siap memenuhi seluruh persyaratan agar Buol bisa menjadi tuan rumah Porprov berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq menilai pelantikan KONI Buol berlangsung penuh energi dan optimisme.
“Saya merasakan energi positif luar biasa di ruangan ini. Saya yakin Buol mampu berkembang dan mencapai target lima besar,” ujarnya.
Ia menegaskan KONI Provinsi Sulawesi Tengah siap menjadi mitra seluruh KONI kabupaten/kota dalam pembinaan olahraga, termasuk mendukung tata kelola organisasi dan pengembangan atlet.
“Kami ingin menghilangkan birokrasi yang ribet dalam olahraga. Kalau ada persoalan organisasi atau pembinaan atlet, langsung koordinasikan ke provinsi,” tegasnya.
Pelantikan pengurus KONI Kabupaten Buol masa bakti 2026–2030 tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga Buol menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.
Redaksi










