TABEnews.com, TOLITOLI – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tolitoli kembali dikuatkan. Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S), Kamis pagi (7/8/2025), di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB).
Mengusung tema kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pemangku kepentingan dalam menyukseskan program unggulan daerah bertajuk GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).
“Ini bukan cuma kerja teknis, tapi soal tanggung jawab bersama terhadap masa depan anak-anak Tolitoli. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Wabup dalam sambutannya.
Turut hadir jajaran tokoh perempuan dan pimpinan organisasi wanita: Ketua GOW Ny. Caroline Moh. Besar Bantilan, Ketua TP PKK, Ketua DWP, Ketua Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, Dharmayukti Karini, hingga Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.
Dari unsur pemerintahan dan masyarakat, tampak hadir Camat Baolan Andi Irmayanti SSTP., M.Si, Kadis DP2KB Yustianto Bantilan, Sekretaris DP2KB Erlianty Fattah Hakim SE, MM, bersama kader posyandu, tenaga kesehatan, Forum Genre, tokoh masyarakat, hingga aparat desa.
Program GENTING digadang jadi motor penggerak perubahan perilaku, dengan fokus pada keterlibatan keluarga sebagai aktor utama. Melalui pola asuh yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, dan pemantauan tumbuh kembang balita, GENTING diharapkan jadi senjata utama melawan stunting.
Butolpost mencatat, sinergi semacam ini penting untuk menjaga keberlanjutan aksi nyata di lapangan. Rakor TP3S bukan sekadar seremonial, tapi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama.








