buol

Bejat Seorang Paman Sendiri Perkosa Ponakannya Dengan Ancama Mau Dibunuh

524
×

Bejat Seorang Paman Sendiri Perkosa Ponakannya Dengan Ancama Mau Dibunuh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol Tabenews.com – Nasib pilu dialami gadis di Desa Diapati Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol inisial NA (18) alias Bunga yang diperkosa oleh pamannya sendiri sebanyak dua kali.

Mirisnya pelaku dugaan perkosa masih memiliki hubungan darah dengan korban tersebut. Korban sempat melawan saat pamanya akan perkosa tapi karena tenaga pamannya lebih kuat dengan disertai ancaman maka korban tidak bisa berbuat apa-apa bahkan korban di perkosa sebanya dua kali, sebelum ayah korban melaporkan kepada pihak berwajib. Minggu (4/5/25).

Advertising
banner 325x300
Advertising

Polisi kemudian mendapatkan laporan dari Saleh U. Abd. Latif, laporan ini di buat pada tanggal 07 april 2025  dengan nomor polisi : LP/B/104/IV/SPKT/Polres Buol/Polda Sulteng.

”Sambil menahan isak tangisnya, Bunga menyebut pemerkosaan itu sudah dilakukan dua kali. Namun ia baru berani membongkar perlakuan bejat pamannya karena sudah tidak tahan dan bahkan dengan ancaman akan di bunuh.

Lebih lanjut, Bunga menyebut pemerkosaan itu dilakukan pamannya pada malam hari tanggal 3 april 2025 saat bunga lagi sedang tidur didatangi pamannya dengan ancaman jangan berteriak kalau berteriak akan dibunuh, selanjutnya pada tanggal 5 april 2025 korban lagi di perkosa pada pagi hari saat orang di rumah tidak ada, bahkan bunga mengaku ketakutan lantaran diancam akan dibunuh.

“Kenapa gak melawan? Saya takut diancam, mau dipukul sama dibunuh,” ucap Bunga.

Mendengar pengakuan putrinya, saleh U. Abd. Latif ayah Bunga hanya tertunduk sedih. Ia tak menyangka anak gadisnya dengan tega direnggut kehormatannya oleh pamanya sendiri.

Lebih lanjut, Saleh mendesak polisi untuk segera menangkap pelaku dan diberi menghukum kepada pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. “Harapannya, pamannya yang berbuat gak senonoh kepada ponakannya sendiri. Saya minta mereka dihukum seberat-beratnya ,” tegasnya.

Saat ini, laporan korban tersebut sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buol dan pelaku belum di tangkapsampai saat ini.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600