Pakai peci Wakil Ketua II DPRD Tolitoli H Muslimin didampingi Kabid rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Tolitoli saat meninjau langsung rumah warga yang terdampak Banjir
Tolitoli,TABEnews.com .-
Rumah tinggal milik warga yang berjarak sekitar 15 meter dari Jembatan Desa Lakatan yang ada di Dusun Munawar Kecamatan Galang nyaris roboh akibat hantaman derasnya arus air luapan kiriman dari kuala Desa Kinapasan.
Arman ( 31) pemilik rumah mengaku derasnya arus air warnah kecoklatan mengalir dalam beberapa hari terakhir ini akibat tingginya curah hujan sebagai pemicu robohnya dinding permanen saluran air, akibatnya luapan banjir tak dapat di bendung dan langsung menggerus halaman bagian belakang yang di atasnya berdiri bangunan permanen,sehingga nyaris roboh,bahkan jika tak di tangani oleh pemerintah secepatnnya jembatan tersebut bisa ikut amruk. jelasnya.
Dia ( Arman.red) bersama keluarganya khawatir jika hal itu terus berlanjut akan merugikan dirinya dan keluarganya.
” Kami khawatir tempat tinggal bersama keluarga akan roboh di terjang arus banjir,”keluhnya.
Dikatakan, sejak kejadian itu Kepala Desa Lakatan belum pernah datang meninjau lokasi amruknya dinding saluran air dibawah jembatan.Dia berharap Pemerintah Daerah segera mencarikan solusi agar dapat melakukan pemasangan kawat beronjong.
Wakil Ketua II DPRD kabupaten Tolitoli H Muslimin kepada Tim kami Senin 11/07/22 saat meninjau langsung rumah warga yang terdampak banjir merasa prihatin atas kejadian yang di alami warga Desa setempat dan sekaligus memberikan bantuan secara pribadi kepada korban bencana banjir.
Dikatakan saat ini dirinya sedang berkoordinasi dengan instansi teknis tersebut guna mencari solusi secepatnya agar rumah warga yang terdampak banjir bisa terselamatkan.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) rehabilitasi dan rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Tolitoli Anwar mengatakan dengan adanya kejadian bencana alam diharapkan warga atau aparat Desa sebaiknya melaporkan secara resmi tentang terjadinya pasca bencana,namun tentunya melampirkan dokumentasi secara lengkap ke BPBD Tolitoli sehingga hal tersebut bisa ditindak lanjuti secepatnya.” Kami masih menunggu laporan resmi dari warga atau aparat Desa setempat dengan melampirkan keterangan dan foto dokumentasi untuk selanjutnya ditindaklanjuti secepatnya,” kata Anwar Kabid rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Tolitoli.
Sumber : Dinas Kominfo Tolitoli
















