TABEnews.com–Kullu Nafsin Dza’iqatul Maut. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya lah kita akan kembali.
Duka mendalam menyelimuti hati para sahabat, keluarga, dan semua yang mengenal sosok Dedy. Pada hari yang tak diduga, Dedy telah berpulang ke rahmatullah. Kepergiannya meninggalkan luka dan kehilangan yang begitu terasa, namun juga menghadirkan banyak kenangan manis dan pelajaran hidup dari pribadi yang selalu menghadirkan keteduhan.
Dedy bukan hanya seorang sahabat. Ia adalah teladan dalam ketulusan. Dalam canda tawanya, dalam kehadirannya yang selalu ringan tangan membantu, dalam sikapnya yang tak pernah segan memberi dukungan — Dedy menjadi bagian penting dalam hidup banyak orang.
“Selamat jalan, sahabatku Dedy. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosamu dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya. Surga yang luas menjadi rumah abadimu. Al-Fatihah… Aamiin.”
– salah satu ungkapan duka dari sahabat terdekatnya.
Kepergian Dedy mengingatkan kita bahwa hidup adalah perjalanan singkat. Hari ini kita di sini, esok mungkin tidak. Namun, yang abadi adalah amal dan jejak kebaikan yang kita tinggalkan.
Bagi yang mengenal Dedy, kehilangan ini adalah kehilangan besar. Namun, kami percaya bahwa Allah SWT telah memanggilnya dalam keadaan terbaik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.
Al-Fatihah untuk almarhum Dedy.
Semoga damai dan bahagia dalam pelukan kasih sayang Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.








