TABEnews TOLITOLI, — Polres Tolitoli menerima tambahan personel baru sebanyak 28 orang dari Satuan Samapta Poboya. Seluruh personel tersebut merupakan lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN) Panimba. Penyambutan mereka dilakukan melalui tradisi khas Korps Samapta Bhayangkara yang berlangsung di halaman Mapolres Tolitoli, Selasa pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.
Sebelum tiba di Mapolres, ke-28 personel baru terlebih dahulu mengikuti kegiatan lari keliling ruas jalan utama dalam Kota Tolitoli. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan wilayah hukum perkotaan yang nantinya akan menjadi basis tugas mereka sebagai bagian dari Korps Samapta Bhayangkara, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Sabhara”.
Kasat Samapta Polres Tolitoli, IPTU Budi Susanto Putra Lubis, menjelaskan bahwa Korps Samapta merupakan garda terdepan dalam menjalankan fungsi kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Oleh karena itu, setiap lulusan pendidikan kepolisian, baik dari SPN maupun Akademi Kepolisian, biasanya akan memulai tugas perdananya di satuan ini.
“Samapta berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti ‘siap siaga’. Maka dari itu, setiap personel Samapta dituntut untuk selalu berada dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental, dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ujar IPTU Budi.
Ia menambahkan bahwa tradisi penjemputan ini juga bertujuan untuk menyegarkan kembali kesamaptaan para personel—yaitu kemampuan tubuh untuk menjalankan tugas-tugas fisik secara optimal, termasuk dalam hal daya tahan, kekuatan, kelincahan, dan kecepatan.
Selain itu, personel Samapta juga dilatih agar tetap tenang dan fokus saat mengambil tindakan di situasi yang menuntut respons cepat, serta memiliki kemampuan bekerja sama dalam tim dan bersikap humanis terhadap masyarakat.
“Personel Samapta harus bisa menjadi pengayom dan pelindung masyarakat yang tangguh namun tetap bersikap ramah dan profesional. Semangat ini yang terus kami tanamkan kepada seluruh anggota,” tutup IPTU Budi Susanto Lubis.
Laporan: Armen Djaru








