Buol, Tabenews.com — Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonornya. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris RSUD Mokoyuri Buol, Sahroni, saat ditemui di ruang kerjanya RSUD Mokoyuri Buol, kamis (18/19/25).
Menurut Sahroni, donor darah merupakan salah satu bentuk aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki manfaat besar. Selain dapat menyelamatkan nyawa orang lain, manfaat ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh pendonor.
“Donor darah secara rutin bisa membantu memperlancar peredaran darah, menstimulasi pembentukan sel darah merah baru, dan menjaga keseimbangan zat besi dalam tubuh. Secara medis, hal ini baik untuk kesehatan jantung dan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular,” jelas Sahroni.
Ia juga menambahkan, donor darah dapat memberikan efek psikologis positif karena pendonor merasa bahagia setelah mengetahui darahnya dapat membantu orang lain.
“Ada rasa bangga dan kepuasan tersendiri ketika kita tahu bahwa darah yang kita sumbangkan bisa menolong pasien yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial,” ujarnya.
Selain menjelaskan manfaat, Sahroni juga memaparkan syarat-syarat bagi pendonor darah agar proses berjalan aman dan efektif.
Berikut syarat dasar yang harus dipenuhi:
1. Berusia 17–60 tahun.
2. Berat badan minimal 45 kilogram.
3. Sehat jasmani dan rohani, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
4. Tekanan darah normal, dengan kisaran 100–160 mmHg untuk sistolik dan 70–100 mmHg untuk diastolik.
5. Kadar hemoglobin (Hb) minimal 12,5 g/dL untuk wanita dan 13 g/dL untuk pria.
6. Jarak waktu donor darah terakhir minimal 2,5 sampai 3 bulan.
7. Tidak sedang hamil, menyusui, atau mengalami penyakit menular seperti hepatitis, HIV, atau malaria.
“UTD RSUD Mokoyuri selalu memastikan seluruh calon pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Kami ingin proses donor berjalan aman, baik bagi pendonor maupun penerima darah,” tambah Sahroni.
Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Mokoyuri Buol digelar secara berkala dengan dukungan tenaga medis profesional. Sahroni berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini agar stok darah di rumah sakit tetap tersedia dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya donor darah.
“Setetes darah yang kita berikan, bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Mari jadikan donor darah sebagai kebiasaan sehat dan bentuk kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.
Redaksi









