Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
tolitoli

Lima Desa Tolitoli Wakili Daerah dalam Sharing Knowledge Ketahanan Pangan dan Iklim di Makassar

182
×

Lima Desa Tolitoli Wakili Daerah dalam Sharing Knowledge Ketahanan Pangan dan Iklim di Makassar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Advertising
banner 325x300
Advertising

TABEnews.com, Makassar — Kepala Desa Anggasan, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Ruslan M. Hadi, menjadi salah satu perwakilan yang menghadiri kegiatan Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar. Tak hanya Desa Anggasan, terdapat lima desa lain yang mewakili masing-masing kecamatan di Kabupaten Tolitoli dalam forum penting tersebut.

Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Ruslan M. Hadi menyampaikan bahwa keikutsertaan Desa Anggasan dalam kegiatan ini didasari oleh kondisi nyata ketahanan pangan dan iklim di desanya. “Kegiatan yang saya hadiri di Makassar membahas langsung persoalan ketahanan pangan dan perubahan iklim di tingkat desa. Desa Anggasan terpilih karena memang masuk dalam zona yang memerlukan perhatian khusus terkait isu-isu tersebut,” ujarnya.

Ruslan menaruh harapan besar terhadap hasil kegiatan ini. Ia berharap, ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Anggasan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan perubahan iklim ke depan.

Selain Desa Anggasan dari Kecamatan Dondo, turut hadir pula perwakilan desa lainnya, yakni:

  • Desa Padumpu dari Kecamatan Dampal Selatan,
  • Desa Malambigu dari Kecamatan Dampal Utara,
  • Desa Kongkomos dari Kecamatan Basidondo,
  • Desa Pulias dari Kecamatan Ogodeide.

Adapun jajaran yang hadir mewakili Kabupaten Tolitoli dalam forum nasional ini antara lain:

  1. Kepala Dinas PMD Kabupaten Tolitoli,
  2. Perwakilan Bappeda,
  3. Kepala Desa Anggasan,
  4. Kepala Desa Malambigu,
  5. Sekretaris Desa Kongkomos,
  6. Kepala Desa Padumpu,
  7. Kepala Desa Pulias.

Kegiatan Sharing Knowledge ini menjadi momen penting bagi desa-desa di Tolitoli untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mencari solusi konkret dalam membangun ketahanan pangan yang adaptif terhadap perubahan iklim.

“Semoga apa yang kami pelajari di sini bisa langsung kami implementasikan di desa masing-masing demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Ruslan M. Hadi.***

laporan: ffajri

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600