Buol, TabeNews.com — Ketua Forum Kepala Desa Kabupaten Buol, Ramli K. Sulu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas gerak cepat yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol, Arfandi A. Wehantow, S.IP., M.Si, dalam menindaklanjuti berbagai permasalahan di desa, khususnya terkait penertiban ternak.
Hal tersebut disampaikan Ramli K. Sulu menyusul langkah-langkah pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Dinas PMD di sejumlah desa di Kabupaten Buol.
Menurutnya, upaya penertiban ternak yang dilakukan selama ini telah menunjukkan hasil yang signifikan.
“Dengan gerak cepat yang dilakukan oleh Pak Kadis PMD, saya selaku Ketua Forum Kepala Desa Kabupaten Buol mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Alhamdulillah, permasalahan di desa, terutama penertiban ternak, sudah menunjukkan hasil yang baik,” ujar Ramli. Saat di hubungi media Senin (26/1/26).
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 75 persen desa di Kabupaten Buol telah tertib dalam pengelolaan ternak, di mana masyarakat mulai disiplin mengandangkan ternaknya dan tidak lagi membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum maupun lingkungan permukiman.
Sebagai contoh, Ramli menyebutkan bahwa di sejumlah desa, masyarakat bahkan telah memanfaatkan halaman depan rumah dengan menanam tanaman produktif seperti kacang tanah di depan pagar rumah, yang sebelumnya rawan rusak akibat ternak yang berkeliaran bebas.
“Ini bukti nyata bahwa penertiban ternak berdampak langsung pada ketertiban desa dan peningkatan pemanfaatan lahan oleh masyarakat. Desa menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman,” jelasnya.
Ramli K. Sulu juga menyatakan komitmen Forum Kepala Desa Kabupaten Buol untuk terus bersinergi dengan Dinas PMD dan pemerintah daerah dalam menjalankan Peraturan Daerah tentang penertiban ternak, serta mendukung upaya pembinaan agar seluruh desa di Kabupaten Buol dapat mencapai ketertiban secara menyeluruh.
Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan desa yang tertib, produktif, dan berdaya saing di Kabupaten Buol.
Redaksi









