Tabenews–Indonesia punya banyak ‘harta karun’ salah satunya destinasi wisata yang kini diunggulkan Dina’s pariwisata (Dispar) Tolitoli Sulawesi Tengah dalam daftar yang perlu dikunjungi.
Kepala bidang promosi objek wisata, Dispar Tolitoli Muhammad Murshalat mengatakan desa wisata Malangga beruntung menjadi sqlah satu Dari 50 desa yang memiliki kelebihan dalam penilaian Tim Kemenkraf.
Itulah sebabnya, pemerintah mengunggulkan desa ini dalam pengembangan kepariwisataan ke depannya. Karena masuk dalam 50 besar sebagai desa wisata akan dikunjungi Menteri Pariwisata Dan ekonomi kreatif, Sandiaga Unupo tahun ini.
Kita–Tolitoli–tengah mempersiapkan kunjungan bapak menteri Dan timnya ke desa Malangga, ucap Kadis Urif Halim saat melakukan meeting dengan Raja Tolitoli serta pengurus Dewan Adat Mantanggauk yang dihadiri Dewan Adat Dampal Dan Dondo.
Sementara Gaukan Dey Babo Lantung H Mo Saleh Bantilan, menyatakan dukungan bahan mengajak agar pengembangan kepariwisataan INI tetap diberi porsi anggaran oleh daerah.
Mantan bupati itu menyebut, salah satu yang bisa diandalkan Tolitoli ke depannya adalah pariwisata.Kita memiliki legal geografis yang mumpuni kalau IKN Sudan pindah ke Kaltim, Katanga.
Dikatakan, APA yang sudah dimulai sekarang jangan terhenti. Harus lebih dikembangkan agar benar benar bisa hasilnya dinikmati dan pariwisata ITU intinya bagaimana orang bisa satang Karena beberapa faktor seperti kebersihannya atau keindahannya.
Kita–Tolitoli–Dari sisi keindahan alam, Tolitoli memiliki pulau-dengan keindahan bawah lautnya yang masih asli dan memiliki habibat yang khas Dan tidal ditemukan di daerah lainnya seperti–Dangatan– Kima besar.
Sedang dari sisi budaya, kita juga memiliki beberapa hal yang pelaksanaanya begitu heroik. Biasanya yang heroik begitu mengundang kekaguman dan daya tarik tersendiri bagi orang luar, katanya.
Di adat Tolitoli tercatat ada dua budaya yang pelaksanaannya sangat heroik, pengangkatan raja atau Matanggauk yang tradisinya dilaksanakan selama tujuh hari sampai hari H penobatan.
Kemudian, pemakaman raja saat mangkat atau wafat. Prosesi mobbusukan dalam pengantara raja kepemakaman ini begitu heroik Karena tarik menarik dan dorong mendorong para pengusung jenazah rajanya yang disebut Mobbusukan.
Keindahan Alam dan Adat Tolitoli, potensi destynasi pariwisata back Harta Karun
Tabenews–Indonesia punya banyak ‘harta karun’ salah satunya destinasi wisata yang kini diunggulkan Dina’s pariwisata (Dispar) Tolitoli Sulawesi Tengah dalam daftar yang perlu dikunjungi.
Kepala bidang promosi objek wisata, Dispar Tolitoli Muhammad Murshalat mengatakan desa wisata Malangga beruntung menjadi sqlah satu Dari 50 desa yang memiliki kelebihan dalam penilaian Tim Kemenkraf.
Itulah sebabnya, pemerintah mengunggulkan desa ini dalam pengembangan kepariwisataan ke depannya. Karena masuk dalam 50 besar sebagai desa wisata akan dikunjungi Menteri Pariwisata Dan ekonomi kreatif, Sandiaga Unupo tahun ini.
Kita–Tolitoli–tengah mempersiapkan kunjungan bapak menteri Dan timnya ke desa Malangga, ucap Kadis Urif Halim saat melakukan meeting dengan Raja Tolitoli serta pengurus Dewan Adat Mantanggauk yang dihadiri Dewan Adat Dampal Dan Dondo.
Sementara Gaukan Dey Babo Lantung H Mo Saleh Bantilan, menyatakan dukungan bahan mengajak agar pengembangan kepariwisataan INI tetap diberi porsi anggaran oleh daerah.
Mantan bupati itu menyebut, salah satu yang bisa diandalkan Tolitoli ke depannya adalah pariwisata.Kita memiliki legal geografis yang mumpuni kalau IKN Sudan pindah ke Kaltim, Katanga.
Dilatakan, APA yang sudah dimulai sekarang jangan terhenti. Harus lebih dikembangkan agar benar benar bisa hasilnya dinikmati dan pariwisata ITU intinya bagaimana orang bisa satang Karena beberapa faktor seperti kebersihannya atau keindahannya.
Kita–Tolitoli–Dari sisi keindahan alam, Tolitoli memiliki pulau-dengan keindahan bawah lautnya yang masih asli dan memiliki habibat yang khas Dan tidal ditemukan di daerah lainnya seperti–Dangatan– Kima besar.
Sedang dari sisi budaya, kita juga memiliki beberapa hal yang pelaksanaanya begitu heroik. Biasanya yang heroik begitu mengundang kekaguman dan daya tarik tersendiri bagi orang luar, katanya.
Di adat Tolitoli tercatat ada dua budaya yang pelaksanaannya sangat heroik, pengangkatan raja atau Matanggauk yang tradisinya dilaksanakan selama tujuh hari sampai hari H penobatan.
Kemudian, pemakaman raja saat mangkat atau wafat. Prosesi mobbusukan dalam pengantara raja kepemakaman ini begitu heroik Karena tarik menarik dan dorong mendorong para pengusung jenazah rajanya yang disebut Mobbusukan.
Jadi, dua peristiwa heroik dalam adat Tolitoli dalam pengangkatan raja dan pemakaman raja. Keduanya, bisa dipergakan sebagai salah satu budaya until kepentingan pariwisata.sy/Dari berbagai sumber
Jadi, dua peristiwa heroik dalam adat Tolitoli dalam pengangkatan raja dan pemakaman raja. Keduanya, bisa dipergakan sebagai salah satu budaya until kepentingan pariwisata.
sy/dari berbagai sumber


















