TOLITOLI – Suasana keakraban tampak jelas di lingkungan Polres Tolitoli pada Selasa (9/9/2025) siang. Usai melaksanakan apel pagi, tepat pukul 13.00 WITA, Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., bersama jajaran, secara tiba-tiba memberikan kejutan ulang tahun kepada Wakapolres Kompol Alfius Parangi, S.H., yang sedang duduk santai menikmati kopi di kantin Mapolres.
Momen hangat itu diawali ketika ajudan Kapolres menyuguhkan baki berisi nasi tumpeng, disusul Kabag Ops AKP Suprojo, Kasi Humas Polres Tolitoli, serta sejumlah perwira. Tak lama kemudian, para Polwan masuk membawa kue ulang tahun. Satu per satu pejabat utama Polres turut memberikan ucapan selamat, sembari bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun.
Setelah meniup lilin di atas kue, Kompol Alfius menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran. “Saya sangat mengapresiasi perhatian dan doa dari rekan-rekan semua. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjalankan amanah sebagai bagian dari pimpinan Polres Tolitoli,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga sempat bernostalgia mengenai perjalanan kariernya. Ia bercerita tentang pengalamannya saat menjabat sebagai Kapolsek Baolan dan Kasat Narkoba Polres Buol. Salah satu kisah yang paling berkesan adalah keberhasilannya mengungkap kasus pembunuhan yang nyaris berhenti di tengah jalan. Dengan ketekunan dan strategi penyelidikan, akhirnya pelaku berhasil ditemukan dan mengakui perbuatannya.
“Apapun kejahatan yang disembunyikan, pasti ada Tuhan Yang Maha Melihat,” tutur Kompol Alfius penuh makna.
Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., dalam sambutannya turut memberikan doa terbaik. “Selamat ulang tahun untuk Pak Alfius. Semoga dengan bertambahnya usia, bertambah pula kesehatan, keberkahan, rezeki, serta dedikasi dalam melaksanakan tugas demi kepentingan agama, bangsa, dan negara, khususnya untuk institusi Polri,” ucapnya.
Menutup perayaan sederhana namun penuh makna itu, Kompol Alfius Parangi berpesan kepada seluruh anggota agar senantiasa bersyukur. “Rasa syukur adalah cerminan kepribadian. Dari apa yang saya alami, rasa syukur itu yang mengantarkan saya hingga dipercaya menjadi Wakapolres saat ini,” tandasnya.
Armen Djaru








