Dampal Utara, Butolpost.com — Kapolsek Dampal Utara, IPTU Rony Setiawan Salianggo, S.H., memimpin apel pagi untuk kedua kalinya sejak resmi menjabat menggantikan AKP Dickry Sutardjo, Kamis (6/11/2025) pukul 08.00 WITA.
Apel pagi di lingkungan kepolisian menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kedisiplinan, mengecek kesiapan personel, menerima arahan pimpinan, memperkuat soliditas internal, serta memastikan kesiapsiagaan anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab setiap personel, terlebih dengan kondisi geografis wilayah hukum Polsek Dampal Utara yang dilintasi jalan provinsi dengan arus kendaraan cukup padat.
“Jika terjadi hal yang tidak diinginkan di lapangan, tentu pimpinan yang bertanggung jawab. Karena itu, setiap anggota harus selalu siap dan berhati-hati dalam menjalankan tugas maupun urusan pribadi,” ujar IPTU Rony Setiawan.
Polsek Dampal Utara diketahui memiliki wilayah kerja strategis, termasuk Pulau Lingayan, salah satu pulau terluar Indonesia yang sempat menjadi perhatian pemerintah pusat setelah pernah terancam diklaim negara tetangga Malaysia. Sebagai wujud kedaulatan, pemerintah bahkan sempat memerintahkan pelaksanaan upacara kemerdekaan di pulau tersebut beberapa tahun lalu.
Di sisi lain, IPTU Rony juga menyoroti keterbatasan fasilitas di lingkungan Polsek. Ia menilai, kebutuhan akan penambahan personel dan perbaikan rumah dinas sudah mendesak. Kondisi bangunan yang sebagian plafonnya rapuh dan atap yang mudah terlepas diterpa angin kencang menjadi ancaman bagi keselamatan anggota.
Sebagian dari 20 personel Polsek bahkan memilih tidak menempati rumah dinas karena alasan keamanan dan kenyamanan, dan terpaksa pulang pergi dari Kecamatan Dondo setiap hari.
Meski dengan segala keterbatasan, semangat pengabdian para anggota Polsek Dampal Utara tak surut.
“Apapun keadaannya, tugas utama kami adalah menjaga situasi tetap kondusif sesuai motto Rastra Sewakottama,” ujar Kanit Provost Polsek Ogotua dengan penuh semangat.
(Laporan: Armen Djaru /









