BAOLAN, TABE NEWS – Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Rudi (53), warga Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, yang meninggal dunia pada Minggu (14/6/2026).
Almarhum Rudi meninggalkan seorang istri, lima orang anak, dan lima orang cucu. Ratusan pelayat, kerabat, serta tetangga memadati rumah duka yang berada di kawasan Kabinuang, Jalan RRI, Kelurahan Baru, untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sebelum jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Tambun, Babinsa Kelurahan Baru, Serma Buchari, mewakili keluarga almarhum menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
“Atas nama keluarga besar almarhum, kami memohon maaf apabila selama hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja, dalam pergaulan maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Serma Buchari saat memberikan sambutan di rumah duka sekitar pukul 10.12 WITA.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Buchari juga menyampaikan bahwa keluarga akan melaksanakan rangkaian tahlilan dan tausiah selama tiga malam berturut-turut sejak malam pertama wafatnya almarhum.
Untuk menguatkan hati keluarga yang berduka, Serma Buchari mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 156 yang berbunyi, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali).
Menurut keterangan keluarga, almarhum sempat mengalami sakit dan dilarikan ke RSUD Mokopido Tolitoli. Namun, saat tiba di pintu gerbang rumah sakit, almarhum menghembuskan napas terakhirnya.
“Almarhum sempat dibawa ke RSUD Mokopido untuk mendapatkan perawatan, namun takdir berkata lain. Beliau meninggal dunia saat tiba di gerbang rumah sakit,” kata Serma Buchari.
Diketahui, dalam ajaran Islam, melayat atau takziah merupakan amalan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan. Selain sebagai bentuk empati kepada keluarga yang berduka, takziah juga bertujuan memberikan dukungan moral serta mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Waktu utama pelaksanaannya adalah sejak seseorang meninggal dunia hingga tiga hari setelah pemakaman.
Armen Djaru








