Kadis Dikbud Hadiri Rapat Penanganan Stunting, Bupati Buol Tekankan Sinergi Lintas Sektor
Buol TabeNews.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara, S.Ag., M.Si., menghadiri Rapat Penanganan Stunting yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (3/3/2026), pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Rapat tersebut dibuka langsung oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, yang didampingi Wakil Bupati Buol Moh Nasir DJ Daimaroto SH MH Sekretaris Daerah Moh Yamin Rahim SH., MH., serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Buol. Turut hadir pula sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rangka memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam arahannya, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan program prioritas yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga satuan pendidikan dan masyarakat.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama agar target penurunan angka stunting di Kabupaten Buol dapat tercapai secara maksimal,” tegasnya.
Ia juga meminta setiap OPD untuk menjalankan peran sesuai tugas dan fungsinya, serta memastikan program yang telah dirancang benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting, terutama melalui edukasi dan pembinaan sejak usia dini.
Menurutnya, Dinas Dikbud akan terus mendorong penguatan literasi gizi di satuan pendidikan, termasuk pada jenjang PAUD dan sekolah dasar, agar para orang tua dan peserta didik memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya asupan gizi seimbang.
“Kami siap mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan edukatif, baik melalui kurikulum maupun kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah. Edukasi sejak dini menjadi kunci dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Muhamad A. Singara.
Rapat tersebut juga membahas evaluasi capaian program, strategi intervensi spesifik dan sensitif, serta pemetaan wilayah prioritas penanganan stunting di Kabupaten Buol.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin solid dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi Buol yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Redaksi









