Buol, TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol bersama tim Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako (Untad) Palu menggelar kegiatan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Gedung Aula Kesenian Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buol, Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol Muhamad A. Singara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol Dr. Tonang Malongi, Moh. Nur Korompot, serta rombongan tim PSDKU Untad Palu yang terdiri dari Dr. Darsikin selaku Wakil Dekan II FKIP Untad, Dr. Sudirman Dosen Sosiologi FISIP, Dr. Muzakkir Dosen FISIP, Dr. Abdul Rahman Dosen PGSD FKIP, Pahriadi Dosen PGSD FKIP, kepala bidang teknis GTK Bakir A.Hi Madjo, S.Pd, serta diikuti para guru, staf, dan calon mahasiswa PSDKU Untad Buol.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Dikbud Buol Muhamad A. Singara menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan aparatur di daerah, untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja atau pendidikan sebelumnya untuk mendapatkan pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang dimiliki sehingga dapat melanjutkan studi tanpa harus memulai dari awal.
“Program RPL ini sangat membantu masyarakat, khususnya guru dan tenaga kerja yang sudah memiliki pengalaman namun belum memiliki kualifikasi pendidikan yang memadai. Dengan adanya program ini, pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya dapat diakui sebagai bagian dari proses pendidikan,” ujar Muhamad A. Singara.
Sementara itu, Moh. Nur Korompot menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai program RPL menjadi peluang besar bagi masyarakat Buol untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan.
“Program ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Buol. Dengan adanya kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur RPL, diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa meraih gelar sarjana tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka,” kata Moh. Nur Korompot.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim PSDKU Untad Palu Dr. Darsikin selaku Wakil Dekan II FKIP Untad menjelaskan bahwa RPL merupakan mekanisme pengakuan terhadap capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja.
Ia menjelaskan bahwa melalui jalur RPL Tipe A, peserta dapat memperoleh pengakuan kredit mata kuliah dari pengalaman atau pendidikan sebelumnya dengan jumlah pengakuan antara 50 hingga 70 persen dari total SKS program studi.
“Melalui RPL, pengalaman kerja maupun pembelajaran yang telah dimiliki peserta dapat diakui sebagai bagian dari proses akademik. Hal ini tentu akan mempermudah masyarakat dalam melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di program studi yang disediakan oleh PSDKU Untad di Kabupaten Buol,” jelas Dr. Darsikin.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan prosedur pendaftaran program RPL yang dilakukan secara daring melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru Universitas Tadulako. Peserta diminta mengunggah berbagai dokumen portofolio yang menjadi bukti pengalaman kerja, pendidikan, maupun sertifikat kompetensi yang dimiliki.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir. Para guru, staf, serta calon mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan, serta manfaat mengikuti program RPL.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Buol semakin memahami peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur RPL serta mendukung percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Redaksi









