Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
tolitoli

Drama pelarian dokter Faisal, dokter Cintya memohon maaf ke publik, ada apa?

228
×

Drama pelarian dokter Faisal, dokter Cintya memohon maaf ke publik, ada apa?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tolitoli, Tabenews. — Baru saja nama pasangan dokter di Tolitoli, dr Faisal dan dr Cintya jadi sorotan.
Pasalnya, drama pelarian Faisal yang genap 20 hari setidaknya menimbulkan multi tafsir banyak orang. 
Dokter yang disebut-sebut sebagai orang baik, rajin sedekah dan ramah serta familiar itu dikabarkan pertama kali hilang pada tanggal 6 Mei 2022.
Polisi maupun keluarga, hanya mengidentifikasi kalau sebuah motor yang ditemukan di Dusun Momunu, Lingadan itu adalah milik dokter. 
Alasannya,  beberapa kartu tertera nama dokter maupun ada kartu Identitas sang isteri. 
Dari barang bukti di TKP Lingadan itu,  polisi tidak menemukan tanda-tanda ada laka lantas. 
Lantas, publik pun  bereaksi kalau dokter dihilangkan mahluk halus. Sampai-sampai, supranatural menyebut batu Lantung di tepi jalan ada ‘penjaganya’ yang merangkul pa dokter. 
Ada publik berpendapat kalau pa dokter terkait organisasi, yang secara kebetulan Densus 88 anti teror menangkap 24 dan 22 diantaranya dari Sulawesi Tengah. 
Waktu yang terhimpit dengan bersamaan hilangnya pa dokter membuat multi tafsir itu. 
Tapi polisi profesional tetap mengedepankan asas praduga dan mengelolah semua informasi yang masuk. 
Yang pada akhirnya, polisi meyakini kalau dokter dalam posisi terpantau, sehingga pergerakannya pun diikuti petugas, kata Kapolres Akbp Ridwan Raja Dewa (27/5). 
Terciduknya dokter lebih menghebohkan publik khususnya di kota cengkeh, Sulawesi Tengah. 
Publik tidak menduga, kalau drama pelarian pa dokter terkait privasi dan akhirnya ia–dokter–benar dengan seorang yang mungkin bukan muhrimnya dalam kamar hotel. 
Publik khususnya sosmed ramai. Ada yang mencelah. Dan tak sedikit pula yang membelah. Jangan di bully, manusia kan biasa hilaf itulah kata dan kalimat sosmed dalam dua hari terakhir. 
Semua memang tercengang. Dan semakin mencengangkan lagi, dokter Cintya, isteri sah dari dokter Faisal kepada media secara terbuka memohon agar ‘perbuatan’ suaminya dimaafkan. 
Ada apa? Apakah ini masih dari sandiwara atau babakan baru drama kedua dokter ini. Allahu allam. 
Yang jelas, Cintya berterima kasih kepada bapak polisi yang sudah bekerja menemukan suaminya. 
Lantas apa kata polisi. “Kami masih dalami perbuatan pidananya yaitu pemalsuan dokumen kartu keluarga. Tapi kalau belum digunakan ya belum bisa dipidana. 
Benarkah begitu! Praktisi mengatakan, tentu polisi harus lebih profesional mendalami niat pelaku pembuat kartu keluarga yang diduga palsu itu. dari berbagai sumber/sy

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600