Tolitoli — Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli kembali menorehkan prestasi dengan membekuk seorang pelaku peredaran narkotika jenis sabu pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 02.00 WITA. Pelaku berinisial RA (32) yang dikenal santai namun kerap mengedarkan sabu di wilayah Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean, tak berkutik saat ditangkap.
Penangkapan ini berawal dari informasi seorang informan kepada Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Tolitoli, IPDA Kaseni, SH, pada Rabu (10/12/2025). Informasi tersebut menyebutkan bahwa seorang lelaki bernama Iyang diduga menyimpan dan menguasai sabu. Menindaklanjuti laporan itu, IPDA Kaseni segera mengumpulkan anggota opsnal untuk menyusun strategi penindakan, terlebih pelaku juga disebut terlibat dalam aktivitas judi online.
Sekitar pukul 01.00 WITA, tim opsnal bersama seorang penyidik bergerak menuju Desa Galumpang. Setibanya di Jalan Trans Sulawesi, tidak jauh dari Mako Polsek Dako Pemean, IPDA Kaseni melakukan briefing cepat mengatur pola penangkapan.
Tak lama kemudian, tim memancing RA agar keluar dengan membawa sabu sesuai pesanan. Saat pelaku terlihat mendekat, petugas langsung melakukan penyergapan. Penggeledahan dilakukan di pinggir jalan dengan disaksikan warga yang telah disiapkan sebelumnya sebagai saksi.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu plastik klip berisi tiga paket sabu tergeletak di tanah tepat di bawah kaki RA. Pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.
“Pelaku mengakui tiga paket sabu itu miliknya. Barang bukti langsung diamankan untuk proses penyidikan,” jelas IPDA Kaseni, SH.
Kasat Narkoba Polres Tolitoli IPTU Herman Yoseph SH MH, yang tinggal menghitung hari sebelum pindah tugas ke Polda, menegaskan bahwa proses penegakan hukum tidak berhenti meski terjadi pergantian kepemimpinan.
“Terduga RA kini ditangani penyidik. Pergantian jabatan tidak boleh mengendurkan pemberantasan narkoba. Bahkan jika memungkinkan, sebelum serah terima jabatan, kami berharap ada lagi pengungkapan kasus di wilayah hukum kami,” tegas IPTU Herman Yoseph yang telah dua tahun menjabat Kasat Narkoba Polres Tolitoli.
Di akhir masa tugasnya, IPTU Herman juga menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih kepada masyarakat Tolitoli yang selama ini memberikan dukungan.
“Mohon maaf bila ada kekurangan selama saya bertugas. Saya berharap Kasat Narkoba yang baru nanti mendapat dukungan penuh masyarakat,” tambah perwira asal Larantuka, NTT, tersebut.
Laporan: Armen Djaru









