Buol, TabeNews.com — Kepala Desa Bokat IV, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Helis Herawati (52), menjadi korban dugaan penganiayaan yang kedua kalinya pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Insiden tersebut terjadi di Kantor Desa Bokat IV dan diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial KB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini berawal dari persoalan hutang-piutang sejak tahun 2016, sebelum Helis menjabat sebagai Kepala Desa. Saat itu pemerintah desa masih dipimpin oleh pejabat sementara (Pjs). Namun persoalan lama tersebut kembali mencuat dan memicu ketegangan hingga berujung pada tindakan kekerasan.
Dalam kejadian Jumat pagi itu, pelaku diduga melakukan pemukulan ke arah kepala korban. Akibat insiden tersebut, Kades Helis Herawati mengalami luka dan saat ini terbaring di RSUD Mokoyurli Buol untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak keluarga korban mengaku sangat khawatir dengan kondisi keamanan di desa setelah kejadian tersebut kembali terulang. Mereka meminta pihak kepolisian bertindak cepat untuk mengamankan pelaku sebelum situasi semakin memanas.
Muhamad, suami korban, menegaskan bahwa laporan resmi telah disampaikan kepada Polres Buol. Ia berharap aparat segera mengambil langkah tegas mengingat pelaku dinilai sangat meresahkan dan situasi di desa disebut sudah tidak kondusif.
“Kasus ini sudah dilaporkan. Kami menunggu pihak kepolisian mengambil tindakan tegas. Kami khawatir keselamatan istri dan keluarga karena situasi di desa sudah tidak aman,” ujarnya.
Selain persoalan lama soal hutang-piutang, keluarga korban juga menduga kejadian ini memiliki kaitan dengan konflik politik saat pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2021 lalu. Ketegangan yang tidak pernah benar-benar mereda ditengarai menjadi pemicu terjadinya aksi penganiayaan.
Berdasarkan dokumen resmi Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor LP/B/405/XII/2025/SPKT/POLRES BUOL/POLDA SULTENG, laporan penganiayaan telah diterima oleh Polres Buol pada Senin (01/12/2025). Laporan tersebut menguatkan bahwa tindak kekerasan terhadap Kades Bokat IV telah terjadi sebelumnya, sebelum kejadian kedua pada Jumat (12/12/2025).
Masyarakat Desa Bokat IV kini berharap aparat segera melakukan tindakan hukum agar situasi desa kembali kondusif dan tidak terjadi konflik lanjutan.
Redaksi









