Buol Tabenews.com –Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) tolitoli kembali membuahkan hasil positif dalam upaya Penggagalan Penyelundupan BALLPERS ilegal di wilayah Kabupaten Buol. Senin (5/5/25).
Keberhasilan ini merupakan bukti nyata kerja keras TNI Angkatan Laut Khususnya Lanal Tolitoli dalam menjaga kegiatan Operasional Jalur Laut guna mengurangi peredaran barang ilegal di masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Buol.

Operasi ini diawali dengan informasi adanya pengiriman BALLPERS ilegal menuju wilayah Kabupaten Buol. Informasi tersebut kemudian dianalisis dan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tolitoli untuk melakukan langkah pencegahan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tim berhasil melakukan penindakan di Kabupaten Buol.
Pada hari Minggu tanggal 04 Mei 2025 tim Intelijen Bersama personal Pos TNI AL Buol Lanal Tolitoli berhasil menggagalkan Penyelundupan BALLPERS Ilegal sebanyak 280 BALLPERS dengan Komposisi 272 pakaian bebas, 8 Ballpers Sepatu di wilayah Kabupaten Buol.

Komandan Lanan Tolitoli Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban. SE., M.Tr. Opsla. menyampaikan dalam konferensi pers bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama Tim Gabungan yang terdiri dari poslanan Tolitoli dan Pos AL Buol.
Tim Gabungan bergerak cepat setelah menerima informasi intelijen terkait rencana penyelundupan ballpress dari kalimantan, menuju buol sebagai pelabuhan transit, Ballpers tersebut akan di bawa ke propinsi Sulawesi Utara.

Adapun Kronologis kejadian penggagalan yang diduga Penyelundupan sebagai berikut:
TIM Intel Lanal Tolitoli pada tanggal 28 April 2025 mendapatkan dan melaksanakan Puldata terkait adanya rencana kegiatan Penyelundupan Ballpres yang diduga asal Tawau Malaysia, setelah dilaksanakan pendalaman informasi bisa dipetakan beberapa titik perairan yang kemungkinan akan dijadikan tempat bongkar (Opentrip) muat kegiatan tersebut.

Selanjutnya pada tanggal 03 Mei 2025 hasil pendalaman informasi kegiatan bongkar muat mengerucut pada beberapa titik perairan diwilayah Kab Buol mengamati perubahan situasi dan dinamika informasi Tim dilapangan melaksanakan konsolidasi guna menghadapi beberapa potensi yang mungkin terjadi.

Akan tetapi pada tanggal 04 Mei 2025 pukul 03.30 Wita Tim dilapangan mendapatkan informasi ada beberapa unit Truck yang disiapkan untuk memuat barang bongkaran tersebut, pada pukul 07.00 Wita Tim lapangan yang memonitor perairan Kumaligon menginformasikan adanya kapal yang masuk menuju Pelabuhan Kumaligon yang diindikasikan memuat Ballpres ini.
Sebelumnya Lanal Tolitoli telah melaksanakan kegiatan Operasi Laut dengan berpatroli di perairan yang di duga akan dilintasi oleh kapal yang menjadi Target Operasi (TO)

Selanjutnya pada pukul 08.24 Wita Tim yang memonitoring beberapa unit Truck tersebut menginformasikan unit mulai bergerak dengan arah Pelabuhan Kumaligon dan disituasi yang sama dipastikan kapal sudah membongkar muatan.
Sekitar pukul 10.15 Wita Tim Melaksanakan penangkapan dan Penggeledahan dengan memeriksa muatan baju bekas Import (Ballpres) dan Dokumen Kapal. Adapun Data sebagai berikut :
Data Kapal :
– Nama Kapal : Tanpa Nama
– GT : 24
Nahkoda :
– Nama : inisial R alias John
7. Barang Bukti :
– 280 Ballpress dengan komposisi 272 Pakaian bekas, 8 Ballpress Sepatu
– Dokumen Kapal Nihil
– Dokumen ABK Nihil
– 5 Unit HP berbagai Merk

Sebagaimana kita ketahui, peredaran BALLPERS Ilegal tidak hanya merugikan negara dari sektor Industri tekstil dalam negeri terutama UMKM, tetapi juga menyebabkan hilangnya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, penindakan terhadap Penyelundupan ilegal merupakan langkah penting dalam melindungi masyarakat dan mengamankan keuangan negara yang menjadi semangat program Asta Cita Presiden RI.
Barang bukti dan kelima pelaku saat ini telah diamankan di Pos AL Buol untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban menambahkan bahwa barang bukti berupa ballpress akan diserahkan kepada pihak kejaksaan buol sambil menunggu hasil pemeriksaan di Danpos Lanal Tolitoli untuk di proses lebih lanjut.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah laut Indonesia.
Redaksi









