TABE — Bupati Tolitoli H Amran Yahya tidak menepis kenaikan harga beras mulai merepotkan masyarakat. Tapi kalau sudah panen harga bisa turun lagi.
Penegasan itu disampaikan bupati saat menjawab pertanyaan sejumlah awak media usai melantik pejabat utama di Balre Tau Dako Lipu Jum’at (1/3).
Diantara pejabat yang dilantik adalah kepala Dinas Ketahanan Pangan yang termsuk mengurusi stok pangan khusus beras.
Dalam sebulan terakhir harga beras premiun alami kenaikan yang merepotkan masyarakat. Harga naik dari Rp 14.000/kg menjadi Rp 16.000/kg sampai Rp 16.500/kg.
Meskipun ini masalah Nasional, namun bupati sudah melakukan koordinasi dengan opd terkait termasuk Bulog.
Kenaikan merepotkan warga sepekan jelang ramadhan belum ada tanda tanda harga beras akan kembali turun atau normal.
Bupati berharap, saat panen tiba harga beras akan turun atau kembali normal.








