Tolitoli, TABEnews.com — Teringat kasus Jesica Wongso serta matinya Mirna yang penuh teka teki di tahun 2016 terkuak kembali,ada baik nya kejanggalan tewas Kepala Desa Pangi, Baolan, Kabupaten Tolitoli, Almarhum Rahman (32) bersama satu orang keluarga dekat nya yang bernama Kahar (35) saat itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di laut tanjung Nalu pada hari Senin tanggal 8 Juni 2020 baiknya dibuka kembali
Sebelumnya, kedua korban tersebut dikabarkan hilang di perairan tanjung Tolitoli saat tengah mencari ikan di laut dengan menggunakan pukat pada Sabtu (6/6/2020) malam, namun saat ditemukan setelah 2 x 24 jam ada kejanggalan camat Baolan kala itu Baharudin “curiga” sayang sekali istri Kades Pangi waktu itu tidak bersedia untuk di lakukan Autopsi jenazah, sehingga ketika petugas gabungan temukan tepat pukul 7.00 wita pihak keluarga Rahman Kades serta Kahar langsung dilakukan prosesi pemakaman jenazah..
Menurut Baharudin kala itu dirinya selaku camat jika kades Pangi Rahman pernah menelepon dirinya, jika ada orang yang ancam bunuh sang kades, namun camat waktu itu menganggap curhat biasa saja tanpa menanyakan siapa orang yang ancam bunuh bahkan hanya memberikan sugesti bahwa pak kades sebagai laki laki serta pemimpin di desa tidak boleh takut, karena yang berhak cabut nyawa kita hanya Allah swt,” kata Baharudin mantan camat baolan
Diketahui saat pengajuan sekdes di pangi waktu itu kades Rahman berlakukan tes and provertes dengan beberapa kriteria agar sekdes yang bantu jabatan kepala Desa benar benar teruji karena itulah camat Baolan membentuk tim penguji dari kecamatan, namun ada peserta calon sekdes yang di nyatakan tidak lolos seleksi minta hearing ke DPRD yang kalah itu wakil ketua Hi Asiz Bestari yang menerima hearing
Ada beberapa indikasi dari cerita itu kuat dugaan jika kedua orang ini di bunuh,saya ingin pihak yang berwenang hal ini di telusur,di lidik kembali apalagi pernah istri kades pernah mendatangi ruangan saya selaku camat,ibu kades menangis dan berkata “Pak camat suami saya di bunuh” maka saya berpikir tidak ada salah nya dengan melibatkan ahli untuk menguak tewasnya kepala Desa pangi yang menurut nya penuh teka teki”Tutur mantan camat baolan pada selasa pukul 10.45 wita 10 oktober 2023 di warung kopi tanjung batu siang tadi
ARMEN DJARU








