Tolitoli, Sulteng – Menjadi seorang prajurit TNI AD, pantang untuk menolak sebuah perintah dan tanggung jawab yang di berikan walaupun sedang kurang sehat.
Dimana saat Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 118 Kodim 1305/BT saat berada dilokasi sasaran jembatan Beton sangat terharu melihat kondisi Serma Kalele yang patah tulang dan sedang mengunakan tongkat untuk membantu membuat jembatan lokasi Sasaran TMMD 118 kodim 1305/BT.
Menurut Kolonel Arh.Wirawan Yanuartono, S.Sos, M.Sos semangat selalu siap dan ikhlas dalam mengatasi kesulitan rakyat, serta berlandaskan rasa kemanusiaan tak pernah luntur di tunjukkan oleh anggota Satgas TMMD 118 Kodim 1305/BT Serma Kalele.
Hal tersebut, terlihat jelas pada diri Serma Kalele yang saat ini sedang mengalami patah tulang di kaki, dengan mengunakan tongkat, dan melupakan rasa sakitnya untuk terus bekerja bersama warga dalam melaksanakan pekerjaan program TMMD, dan ini lah salah satu contoh seorang prajurit TNI AD yang pantang menyerah hingga tidak darah terakhir.
“Dalam mengatasi kesulitan rakyat, Serma Kalele walaupun sedang sakit tidak pernah merasa lelah, melainkan energinya akan terus bertambah saat ada masyarakat yang memerlukan bantuannya. Jadi apa saja yang dibutuhkan Rakyat selama ia bisa ia lakukan pasti akan dilakukan, maka itu kesigapan dan penuh tanggung jawab yang telah diberikan harus dituntaskan,” kata Ketua TIM Wasev saat ditanya terkait satu personil yang ada dilokasi TMMD bekerja mengunakan Tongkat.
Menurutnya sebagai seorang prajurit TNI AD, membantu rakyat yang membutuhkan pertolongan merupakan jati diri Prajurit TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara yang Profesional.
“Demi warga, TNI pasti akan kerjakan dengan baik, apalagi ini untuk kesejahteraan rakyat juag telah menjadi tanggung jawab TNI untuk menyelesaikan pelaksanaan pekerjaan program TMMD ini. Tentunya semua ini kami persembahkan untuk warga desa ini, dan buat Serma Kalele tetap.semangat dan tunjukkan bahwa TNI itu bisa berbuat walaupun sedang sakit,” katanya.
Ia juga merasa yakin, dengan adanya gotong royong dan bahu membahu antara satgas TMMD dengan warga di Desa itu, semua sasaran pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sehingga akan membawa perubahan yang baik pula bagi desa. ***








