Tolitoli, TABEnews.com–
Pembangunan Daerah Irigasi (DI) Salugan Tolitoli, Sulawesi Tengah ternyata masih menyisahkan masalah!
Sebut saja Ambo, warga Desa Oyom Kecamatan Lampasio, Tolitoli mengaku kalau tanahnya terkena masuk kawasan proyek itu belum dila kukan pembayaran pembebasan.
Itulah sebabnya, baru baru ini Ambo merusak tanggul irigasi sekira 1 X 3 meter. Dia pacul tanggul seukuran itu lantaran kesal.
Informasi yang dikumpulkan media ini, bahwa Ambo merasa lahannya belum dibebaskan pihak rekanan atau pemerintah.
Iya, pun tahu kalau istri nya pernah diberi uang tetapi tidak sepadan dengan pembebasan lahan itu.
Kades Oyom, Alim Unde SE kepada media ini , Selasa (4/7/2023) mengaku sudah tahu tindakan Ambo yang melubangi tanggul dengan pacul.
Setahu saya lahan itu sudah dibebaskan namun pemilik mengaku belum.
Praktisi hukum Moh.Arifai Mappasulle SH.MH mengatakan, pihak Perusahaan dan juga Pihak Pemerintah Setempat jangan Tutup Mata, Agar mengambil Tindakan Untuk Antisipasi Hal Tersebut.
“Itu Sudah Meresahkan Ratusan Warga dari tiga desa.diantaranya Desa Mulia Sari, desa Maibua,Desa Oyom bahkan Seluruh Aktifitas W
Warga terkendala dengan Masalah Tersebut, ” tegas Arifai.
Dikatakan, dengan tanggul itu luapan air sampai menutupi badan jalan yang ada. Ini lah yang sering mengganggu aktivitas dan sampai sekarang genangan air menutupi ndan jalan.








