tolitoli

Sedih di kampung sendiri, begini uraian kadis Diknas soal pendanaan kebudayaan

349
×

Sedih di kampung sendiri, begini uraian kadis Diknas soal pendanaan kebudayaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Tolitoli TABEnews  |  Kepala Dinas pendidikan Tolitoli Sulawesi Tengah, Dr Adjimain Laterey mengungkap betapa sulitnya  pendanaan pengembangan kebudayaan.
Hal itu terungkap di Seminar sehari, Senin (8/11) mengenai pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD) di aula SMPN 1 Tolitoli.
Seminar yang dihadiri ketua dewan adat Sibitolu, H Ibrahim Sauda dan perwakilan etnis Tolitoli, Dondo dan Dampaa itu menjadi ajang mencari bahan untuk ditetapkan Pemda akan kebudayaan lokal yang harus dianggarkan.

Kadis mengakui belum ada dana khusus untuk kebudayaan ini, sehingga melalui forum ini bisa melahirkan formulasi agar pendanaan itu bisa dialokasikan, katanya.

Advertising
banner 325x300
Advertising
Kabid Kebudayaan Harton mengaku, sangat-sangat minim alokasi anggaran di bidangnya. 
Bagaimana bisa kami jalankan dengan maksimal, sementara dana tidak mencukupi, katanya.
Satu contoh katanya, seksi kesejaraan, dengan anggaran Rp 40 jutaan kira-kira bisa cukup untuk beberapa kegiatan, seperti penulisan cerita rakyat.
Kami sedih, bahkan menangis untuk mendapatkan alokasi anggaran padahal kebudayaan ini sangat penting.
Cuma nama pendidikan dan kebudayaan, tapi pendanaan kebudayaan seperti tidak diliat.
Bukan membandingkan dengan bidang lainnya, tapi bapak bisa.cek sendiri, pungkas Harton. sy
Example 468x60
Example 120x600