tolitoli

Program Readsi untuk entaskan kemiskinan, Kadis TPH ajak keterbukaan bangun sektor pertanian

357
×

Program Readsi untuk entaskan kemiskinan, Kadis TPH ajak keterbukaan bangun sektor pertanian

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TOLITOLI TABEnews,–  Kemiskinan petani, masih menjadi momok, yang harus dientaskan salah satunya dengan menghadirkan program Readsi.
Manager Readsi dinas TPH Tolitoli, Arsyad Syamsuddin SP dalam laporannya pada, Pertemuan tahunan program Readsi dinas tanaman pangan dan holtikultura, Senin (13/12) mengatakan evaluasi program ini selalu dijadikan landasan untuk perbaikan ke depan.
Pada awalanya, program mencakup di 30 desa di Kabupaten Tolitoli, dan sebanyak 130 KT jadi sasaran.
Kini, dengan 20 desa sasaran, Program yang dinilai Bappenas bisa menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat akan dilanjut pada tahun depan 2022.

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Kalau tahun ini pemerintah melalui program Readsi mengalokasikan dana sampai Rp 3,6 miliar, ini artinya keseriusan pengemtasan kemiskinan petani tidak diragukan lagi,” ungkap Kadis TPH Tolitoli Rustan Rewa saat membuka pertemuan tahunan program Readsi.
Bahkan kata Kadis TPH, pada tahun depan program akan dilanjutkan dengan alokasi dana lebih besar. “Bisa sampai Rp 5 miliar,” ungkap Rustan Rewa.
Dengan dana ini kadis, insan pertanian khususnya penyuluh untuk lebih serius bekerja. 
“Kita harus serius dan ada keterbukaan sebab pengelolaan dana bantuan ini bertujuan membantu orang miskin/petani,” papar Kadis.
Kita tidak bisa berpura pura kerja, sekarang era keterbukaan, maka saya minta apa yang dikerjakan dishare ke umum agar semua tahu, katanya.
Sementara Kabag Humas Polres Iptu Anshari Tolah yang hadir sebagai pembicara memberikan suport kepada penyuluh lebih kreatif dan inovatif dalam mengedukasi petani.
Anshari mengatakan, kekayaan alam kita tidak bisa tidak dibarengi dengan inovasi dan tehnologi untuk menghasilkan nilai lebih.

Beberapa komoditi di desa bisa dikembangkan dengan. Catatan, peran penyuluhan, edukasi masyarakat itu jangan diabaikan, katanya.
Tolitoli kata perwira polisi ini, memiliki peluang menjadi daerah penyangga pertanian untuk ibukota negara baru di Kalimantan.
Tapi, jangan sampai Tolitoli hanya menjadi tempat lewat karena kita –tolitoli– tidak berbuat apa apa, tambahnya.Sy

Example 468x60
Example 120x600