BUOL – Dentuman drum, irama musik yang menggema, dan semangat para pelajar berpadu menciptakan suasana meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Batalipu, pusat perkantoran Kabupaten Buol, Minggu (11/10/2026). Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan Festival Mini Marching Drum Band bertajuk “Mini Display”, salah satu kegiatan yang mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Buol.
Sehari menjelang peringatan hari jadi daerah, suasana CFD berubah menjadi panggung kreativitas dan kebersamaan. Para pelajar dari sejumlah satuan pendidikan tampil memeriahkan kegiatan melalui pertunjukan marching band yang menarik perhatian masyarakat sejak pagi hari.
Festival ini menghadirkan nuansa berbeda dalam perayaan HUT Kabupaten Buol. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, dan kekompakan melalui seni musik serta pertunjukan barisan.
Festival Mini Marching Drum Band “Mini Display” dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H.
Kehadiran Wakil Bupati bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur legislatif menambah semarak kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-27 Kabupaten Buol.
Turut hadir Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Buol, Purnomo, S.STP.; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Syarif Badalu, S.P.; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Darsyad, S.T.; anggota DPRD Kabupaten Buol, Beny; serta para kepala sekolah SMP/MTs dan SMA.
Kehadiran unsur pemerintah, legislatif, dan dunia pendidikan memperlihatkan keterlibatan berbagai pihak dalam memeriahkan hari jadi daerah melalui kegiatan yang memberikan ruang bagi kreativitas pelajar dan partisipasi masyarakat.
Semarak festival semakin terasa dengan keikutsertaan tujuh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Buol. Mereka adalah MTs Negeri 1 Buol, MIN Buol, SMP Negeri 1 Biau, SMP Negeri 2 Biau, SMA Negeri 1 Biau, SMA Negeri 1 Momunu, serta Madrasah Aliyah Negeri Buol.
Kehadiran para peserta membawa warna tersendiri dalam perayaan. Irama musik dan tabuhan drum menjadi bagian dari pertunjukan yang dinikmati masyarakat, sementara kekompakan para pelajar memperlihatkan pentingnya kerja sama dan kedisiplinan dalam setiap penampilan.
Bagi para peserta, festival ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Bagi masyarakat, pertunjukan tersebut menjadi hiburan yang mempertemukan pelajar, orang tua, dan warga dalam suasana perayaan yang penuh semangat.
Antusiasme penonton yang memadati kawasan CFD turut menambah semarak penampilan para peserta dalam menyambut hari jadi Kabupaten Buol.
Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati kawasan Jalan Batalipu. Orang tua, pemuda, anak-anak, hingga para pelajar hadir untuk menyaksikan langsung rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di ruang terbuka tersebut.
Pemanfaatan kawasan Car Free Day menghadirkan suasana perayaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Warga dapat menikmati pertunjukan sekaligus merasakan semangat kebersamaan menjelang hari bersejarah bagi Kabupaten Buol.
Kegiatan ini pun menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan hiburan, kreativitas generasi muda, dan aktivitas masyarakat dalam satu ruang publik.
Di tengah semarak perayaan, festival marching band menjadi salah satu bagian yang mencuri perhatian dalam rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-27 Kabupaten Buol.
Kemeriahan kegiatan tidak hanya berasal dari penampilan marching band para pelajar. Kelompok senam dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut ambil bagian dalam kegiatan Car Free Day.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga selaku panitia, saat memberikan keterangan kepada awak media, menyampaikan bahwa selain peserta marching band, kegiatan tersebut juga diikuti kelompok senam dari OPD.
Keterlibatan kelompok senam menambah keberagaman aktivitas dalam perayaan, sekaligus memperlihatkan bahwa CFD menjadi ruang bagi masyarakat dan unsur pemerintahan untuk berpartisipasi dalam kegiatan rekreatif dan olahraga.
Dengan perpaduan pertunjukan marching band dan aktivitas senam, suasana CFD menjadi bagian dari perayaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong partisipasi berbagai kalangan.
Festival Mini Marching Drum Band “Mini Display” bukan sekadar pertunjukan musik dan barisan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, membangun kedisiplinan, melatih kekompakan, serta menumbuhkan keberanian tampil di hadapan publik.
Dukungan masyarakat yang hadir juga memberikan suasana positif bagi para peserta untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitas mereka. Di sisi lain, keterlibatan pemerintah daerah, sekolah, dan OPD menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut hari jadi Kabupaten Buol.
Melalui kegiatan seperti ini, peringatan HUT daerah dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif.
Festival Mini Marching Drum Band “Mini Display” yang digelar pada Minggu (11/10/2026) menjadi salah satu warna kemeriahan menjelang HUT ke-27 Kabupaten Buol.
Ribuan warga yang memadati kawasan CFD, penampilan para pelajar dari tujuh satuan pendidikan, serta partisipasi kelompok senam OPD menciptakan suasana perayaan yang semarak dan penuh kebersamaan.
Dentuman drum dan irama musik yang mengiringi penampilan para pelajar menjadi gambaran semangat generasi muda dalam mengambil bagian pada perayaan hari jadi daerah.
Melalui momentum HUT ke-27 Kabupaten Buol, semangat kebersamaan, kreativitas, dan partisipasi masyarakat diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah.
Festival Mini Display pun menjadi panggung kebersamaan bagi pelajar, pemerintah, dan masyarakat—menyemarakkan hari jadi Kabupaten Buol dengan kreativitas, semangat, dan antusiasme warga.










