Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buolpalu

Putra Petani Desa Baruga Lulus Seleksi TNI, Tangis Haru Tanpa Kehadiran Kedua Orang Tua

1
×

Putra Petani Desa Baruga Lulus Seleksi TNI, Tangis Haru Tanpa Kehadiran Kedua Orang Tua

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Palu Tabenews.com — Kebahagiaan bercampur haru menyelimuti keluarga Rustam S. Umar dan Anita S. Aluy. Putra mereka, Moh Nirsan R. Syamsudin, kelahiran 25 Juni 2007, berhasil melewati tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI AD tahun 2026 di Sulawesi Tengah.

Namun, di balik kabar kelulusan tersebut, tersimpan kisah yang mengundang haru. Saat pengumuman kelulusan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, kedua orang tua Nirsan tidak dapat hadir langsung untuk menyaksikan momen penting tersebut.

Bukan karena tidak bangga atau tidak ingin mendampingi sang anak. Keterbatasan ekonomi menjadi alasan kedua orang tuanya, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, tidak dapat datang ke lokasi pengumuman di Kota Palu.

Bagi keluarga sederhana itu, perjuangan Nirsan untuk menjadi seorang prajurit TNI bukanlah perjalanan yang mudah. Ada doa, kerja keras, serta pengorbanan orang tua yang selama ini menjadi kekuatan di balik langkahnya.

Nama Nirsan kemudian menjadi salah satu nama yang membawa kabar bahagia bagi keluarganya. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Desa Baruga dan keluarga yang selama ini mendukung perjuangannya.

Momen pengumuman itu pun terasa berbeda. Di tengah suasana para peserta yang menantikan hasil perjuangan masing-masing, Nirsan harus menerima kabar kelulusannya tanpa didampingi langsung oleh ayah dan ibunya.

Meski demikian, jarak dan keterbatasan ekonomi tidak menghapus doa orang tua. Bagi keluarga, keberhasilan seorang anak adalah kebahagiaan yang tidak selalu harus disaksikan dari dekat.

“Ada orang tua yang mungkin tidak mampu mengantar sampai ke tempat pengumuman, tetapi doa mereka selalu ikut berjalan bersama anaknya,” demikian gambaran haru yang menyertai keberhasilan Nirsan.

Sementara itu, berdasarkan informasi mengenai proses penerimaan prajurit TNI AD di Sulawesi Tengah pada September 2026, sebanyak 147 Calon Bintara (Caba) PK TNI AD dinyatakan lulus pada tahap akhir dari 169 peserta yang mengikuti seleksi.

Selain itu, 754 calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III TA 2026 mengikuti Sidang Pantukhir yang dilaksanakan di Mayonif 711/Raksatama, Kota Palu.

Proses seleksi penerimaan prajurit tersebut menjadi tahapan penting bagi para peserta yang telah mengikuti rangkaian pemeriksaan dan penilaian.

Bagi Nirsan, hasil yang diterimanya bukan sekadar sebuah pengumuman. Di baliknya ada perjalanan panjang seorang anak dari keluarga petani yang berusaha mengejar cita-cita menjadi prajurit TNI.

Kini, kebahagiaan itu akan dibawa pulang ke Desa Baruga. Kepada kedua orang tuanya, kabar kelulusan tersebut menjadi hadiah atas doa dan pengorbanan yang selama ini mereka berikan.

Ayah dan ibu mungkin tidak berada di sampingnya saat namanya diumumkan. Namun, doa kedua orang tua itulah yang diyakini menjadi bagian dari perjalanan Nirsan hingga sampai pada titik ini.

Semoga langkah Nirsan ke depan menjadi kebanggaan bagi keluarga, Desa Baruga, dan masyarakat, serta mampu menjalankan setiap tahapan pendidikan dan pengabdian dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300