buol

Kanal di Leok II Dipenuhi Rumput Liar, Warga Khawatir Banjir Saat Musim Hujan

66
×

Kanal di Leok II Dipenuhi Rumput Liar, Warga Khawatir Banjir Saat Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Kondisi kanal di wilayah Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau, tepatnya di jalur menuju Kampus PSDKU, memprihatinkan dan dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Kanal yang berada di kawasan pusat kota tersebut kini dipenuhi rumput liar dan tanaman air yang tumbuh tak terkendali.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Minggu (12/4/26), sepanjang kurang lebih 600 meter badan kanal tertutup vegetasi liar sehingga menghambat aliran air. Selain itu, sisi jalan di sepanjang kanal juga terlihat belum dilakukan pengaspalan, yang berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Warga setempat mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap potensi banjir, terutama saat musim hujan tiba. Pasalnya, kanal yang seharusnya berfungsi sebagai saluran drainase utama justru tidak optimal akibat penyumbatan oleh tumbuhan liar.

“Kalau hujan deras, bagian hulu kanal sering meluap. Air sampai menggenangi jalan bahkan masuk ke rumah warga,” ujar salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi.

Kondisi ini dinilai ironis mengingat letak kanal berada di kawasan strategis pusat kota yang seharusnya menjadi prioritas dalam penataan infrastruktur. 

Minimnya perhatian dari dinas terkait terhadap perawatan dan normalisasi kanal menimbulkan pertanyaan dari masyarakat.

Selain mengganggu fungsi drainase, keberadaan rumput liar dan tanaman air yang tidak dibersihkan juga berpotensi menjadi sarang hewan berbahaya serta menimbulkan kesan kumuh di lingkungan sekitar.

Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis segera turun tangan melakukan normalisasi kanal, pembersihan rutin, serta percepatan pembangunan infrastruktur jalan di sisi kanal. 

Langkah ini dinilai penting guna mencegah banjir serta meningkatkan kualitas lingkungan dan aksesibilitas masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya konkret dari dinas terkait untuk melakukan penanganan terhadap kondisi kanal tersebut.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600