Buol, TabeNews.com — Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, MM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Buol–Tolitoli atas pelaksanaan kegiatan sosial melalui program PWI Peduli yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Buol, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Bupati, kegiatan yang dilakukan insan pers tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi, terutama karena dilaksanakan pada momentum bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas.
“Pemerintah Kabupaten Buol sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PWI Buol–Tolitoli atas kepedulian yang telah ditunjukkan kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam meringankan beban warga yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujar Bupati Risharyudi. Saat dihubungi media melalui WhatsApp pribadi.
Ia juga berharap kegiatan sosial seperti PWI Peduli dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
“Kami berharap aksi kepedulian seperti ini terus dilakukan dan menjadi contoh bagi organisasi lain, bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama dalam membantu masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Buol–Tolitoli kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat melalui program PWI Peduli.
Kegiatan penuh empati ini menyasar 45 warga kurang mampu di wilayah perkotaan Buol serta satu lembaga pendidikan pesantren yang tengah membutuhkan dukungan pascabencana. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako kepada masyarakat serta material bahan bangunan untuk membantu pembangunan kembali asrama santri di Pesantren Farid As-Sholeh Desa Negeri Lama yang sebelumnya roboh akibat bencana alam.
Sebelum kegiatan berlangsung, Ketua PWI Sulawesi Tengah, Triputra Toana, memberikan arahan langsung kepada panitia. Ia menegaskan bahwa langkah PWI Buol–Tolitoli yang memilih turun langsung menyentuh masyarakat kurang mampu di pusat kota Buol merupakan keputusan yang tepat.
“Rekan-rekan PWI di Buol yang paling mengetahui kondisi masyarakat di sana. Jalankan saja sesuai niat baik, dan sampaikan amanah para donatur kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya saat memberikan arahan kepada panitia, Jumat (13/3).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Buol–Tolitoli, Syahrul, yang juga menjabat sebagai Ketua PWI Peduli Provinsi Sulawesi Tengah. Penyaluran bantuan dimulai sejak pukul 09.00 WITA dari Sekretariat PWI Buol, kemudian panitia mendatangi satu per satu rumah warga yang telah didata sebelumnya.
Syahrul mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap kondisi sosial masyarakat, terlebih pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Ramadan ini PWI Peduli menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Buol. Ini adalah bentuk kepedulian kami agar masyarakat juga dapat merasakan kebahagiaan di bulan suci,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Program PWI Peduli di Kabupaten Buol digerakkan oleh seluruh anggota PWI setempat yang berjumlah 12 wartawan. Meski waktu persiapan relatif singkat, sekitar satu minggu sejak inisiasi hingga penggalangan dana, kegiatan tetap dapat terlaksana berkat kerja sama dan semangat kebersamaan.
Dana kegiatan berasal dari swadaya anggota PWI serta dukungan berbagai pihak yang turut menitipkan donasi, di antaranya Polres Buol, Kejaksaan Negeri Buol, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta pihak swasta yang ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Dalam proses penyaluran, panitia menemukan berbagai kondisi kehidupan masyarakat yang masih jauh dari kata layak. Beberapa warga tinggal di rumah yang hampir roboh, rumah di atas rawa, hingga hunian berukuran sangat kecil yang difungsikan sekaligus sebagai ruang tamu, kamar tidur, dan dapur.
Selain itu, sejumlah penerima bantuan juga merupakan penyandang disabilitas yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, sehingga bantuan yang diberikan menjadi sangat berarti bagi mereka.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Herlina, mengaku terharu saat menerima paket sembako dari panitia.
“Terima kasih banyak kepada PWI. Bantuan ini sangat berarti bagi saya, apalagi menjelang Ramadan. Saya tinggal sendiri dan kondisi ekonomi memang sangat sulit,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Selain kepada masyarakat, bantuan material bangunan juga disalurkan kepada Pesantren Farid As-Sholeh di Desa Negeri Lama guna membantu pembangunan kembali asrama santri yang roboh akibat bencana alam, sehingga para santri diharapkan dapat kembali belajar dengan nyaman.
Syahrul menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sosial organisasi wartawan agar tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.
“PWI tidak hanya menulis dan memberitakan. Kami juga ingin hadir, melihat langsung, dan membantu masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit meringankan beban mereka,” katanya.
Melalui kegiatan PWI Peduli ini, PWI Buol–Tolitoli berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta mendorong lebih banyak pihak untuk bersama-sama memperkuat budaya berbagi, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan kemanusiaan.
Redaksi










