Buol, TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Sulawesi Tengah Tahun 2026. Berbagai aspek mulai dari kesiapan venue pertandingan, pelayanan kontingen, pengamanan, hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipastikan berjalan sesuai target.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi persiapan POPDA XXIV yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., selaku Pembina Panitia, Rabu (22/7).
Dalam rapat tersebut, seluruh organisasi kepanitiaan diminta memperkuat koordinasi dan menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai jadwal agar Kabupaten Buol siap menyambut ribuan atlet, ofisial, dan tamu dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa kepanitiaan telah bekerja secara intensif selama hampir tiga pekan melalui pembagian tugas pada tiga Organizing Committee (OC). Menurutnya, seluruh bidang harus memastikan tidak ada kendala menjelang pelaksanaan kegiatan.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kontingen peserta akan mulai tiba di Kabupaten Buol pada 19–20 Agustus 2026, dilanjutkan gladi kotor pada 22 Agustus, gladi bersih pada 23 Agustus, dan Opening Ceremony yang akan digelar secara meriah pada 24 Agustus 2026 di depan Kantor Bupati Buol.
Dalam rapat tersebut, masing-masing bidang melaporkan perkembangan pekerjaan yang menunjukkan progres positif. Bidang administrasi dan publikasi terus memperkuat penyebarluasan informasi dengan target menghasilkan puluhan berita dan ratusan konten media sosial selama penyelenggaraan POPDA, sehingga gaung pelaksanaan event dapat menjangkau masyarakat luas.
Sementara itu, persiapan seremoni pembukaan juga terus dimatangkan. Latihan tari kolosal yang akan melibatkan penampil lokal telah dimulai, begitu pula latihan Marching Band SMAN 1 Biau yang akan menjadi bagian dari kemeriahan pembukaan.
Berbagai kebutuhan teknis seperti perlengkapan acara, videotron, tata panggung, tata suara, hingga pertunjukan kembang api juga terus dipersiapkan secara maksimal.
Di sektor infrastruktur, rehabilitasi venue pertandingan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pekerjaan lapangan voli telah mencapai progres lebih dari 75 persen, lapangan basket sekitar 53 persen, lapangan sepak takraw lebih dari 50 persen, sedangkan penyelesaian stadion ditargetkan rampung pada pekan pertama Agustus 2026 agar seluruh arena dapat diuji coba sebelum pertandingan dimulai.
Selain kesiapan fasilitas olahraga, pelayanan terhadap peserta menjadi perhatian utama panitia. Pengamanan terpadu akan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Satpol PP, didukung pos kesehatan lengkap dengan ambulans dan tenaga medis di setiap venue pertandingan. Rekayasa lalu lintas serta pengaturan area parkir juga disiapkan guna memastikan mobilitas atlet, ofisial, dan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan POPDA.
Tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan olahraga, Pemerintah Kabupaten Buol juga ingin memastikan event ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sebanyak 36 lapak UMKM akan disiapkan untuk pelaku usaha lokal, dilengkapi area pameran produk unggulan daerah, termasuk wastra khas Buol dan produk binaan Bank Indonesia.
Kehadiran lapak UMKM tersebut diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus peluang peningkatan pendapatan masyarakat, mengingat ribuan tamu dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir selama pelaksanaan POPDA.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Buol juga secara resmi meluncurkan logo dan maskot POPDA XXIV Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang telah memperoleh persetujuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Peluncuran identitas resmi ini menjadi penanda kesiapan Kabupaten Buol sebagai tuan rumah penyelenggara ajang olahraga pelajar terbesar di tingkat provinsi.
Wakil Bupati Moh. Nasir Dj. Daimaroto berharap seluruh perangkat daerah, panitia, serta seluruh pemangku kepentingan terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat koordinasi hingga hari pelaksanaan.
“POPDA bukan hanya tentang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan Kabupaten Buol sebagai tuan rumah yang ramah, tertib, dan profesional. Kita ingin seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Buol, sekaligus memperkenalkan potensi daerah serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan UMKM,” ujarnya.
Dengan sinergi seluruh perangkat daerah, dukungan masyarakat, dan kesiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 akan berlangsung sukses, melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi, memperkuat promosi daerah, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Redaksi










