Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buol

Camat Paleleh Dorong Usaha Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Program MBG

99
×

Camat Paleleh Dorong Usaha Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Program MBG

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Camat Paleleh, Lukman Djupandang, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong usaha produksi ayam petelur di wilayah Kecamatan Paleleh. Inisiatif ini menjadi salah satu terobosan peningkatan produksi pangan lokal guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menopang kebutuhan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut terlihat saat Camat Paleleh melakukan kunjungan ke salah satu kelompok peternak ayam petelur di Desa Tolau, Rabu (25/2/26). Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi, pendampingan, serta melihat langsung perkembangan usaha peternakan warga.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Dalam kesempatan itu, Lukman Djupandang menyampaikan bahwa usaha ayam petelur memiliki potensi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan desa.

“Telur merupakan sumber protein yang sangat dibutuhkan masyarakat. Usaha ini relatif mudah dijalankan dan hasilnya bisa dirasakan setiap hari,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan peternakan ayam petelur juga selaras dengan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi di tingkat lokal.

“Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap program MBG. Jika produksi lokal meningkat, kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” tambahnya.

Yance Rampangaw, selaku perwakilan masyarakat Desa Tolau, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Camat Paleleh.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah kecamatan. Usaha seperti ini membantu masyarakat, baik dari sisi gizi maupun ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Cindy, Sekretaris kelompok TPK Desa Tolau, menjelaskan kondisi usaha peternakan yang dikelola kelompoknya.

“Kelompok kami saat ini memiliki 72 ekor ayam petelur yang aktif produksi,” ungkapnya.

Brenda Parapangau, Bendahara TPK (Tim Pelaksana Kegiatan), menambahkan bahwa total ayam yang dikelola kelompok mencapai 74 ekor.

“Untuk kelompok kami, ayam petelur saat ini tersebar di beberapa dusun yang ada di Desa Tolau,” jelas Brenda.

Ia juga memaparkan pola perawatan ternak, termasuk komposisi pakan yang digunakan.

“Pakannya terdiri dari konsentrat, jagung giling, dedak, serta supremik sebagai vitamin tambahan untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ayam,” terangnya.

Dari sisi produksi, Brenda menyebutkan hasil yang cukup menjanjikan.

“Dengan harga pasaran sekitar Rp60 ribu per rak, kelompok kami mampu menghasilkan rata-rata dua rak telur per hari, atau senilai Rp120 ribu,” katanya.

Hasil tersebut dinilai mampu membantu operasional kelompok sekaligus memberikan kontribusi ekonomi bagi anggota. 

Ke depan, kelompok berharap adanya dukungan berkelanjutan, baik dalam bentuk pendampingan teknis maupun penguatan modal usaha.

Pengembangan usaha ayam petelur di Kecamatan Paleleh diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat desa lainnya. 

Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600