Buol, TabeNews.com — Seorang warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Leok I, Lingkungan Los, bernama Nurjana (65) mengeluhkan belum pernah menerima bantuan sosial, baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun kepastian terkait Program Keluarga Harapan (PKH) yang pernah dilakukan pendataannya pada tahun 2024.
Nurjana, seorang janda yang memiliki dua orang tanggungan, menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya tidak pernah tercatat sebagai penerima BLT, meskipun kondisi ekonominya terbatas dan hidup bersama anggota keluarga yang mengalami disabilitas (tunanetra).
“Saya tidak pernah dapat BLT. Pernah waktu tahun 2024 ada petugas datang data PKH, tapi sampai sekarang tidak jelas, saya tidak pernah terima apa-apa,” ungkapnya dengan nada sedih.
Menurutnya, keluarga yang berada dalam kondisi sulit seperti dirinya seharusnya menjadi prioritas penerima bantuan pemerintah. Ia berharap pemerintah kelurahan maupun dinas terkait dapat memperhatikan dan mengecek ulang data bantuan sosial agar tepat sasaran.
Warga sekitar juga membenarkan kondisi keluarga Nurjana, dan berharap pihak terkait turun langsung melakukan verifikasi lapangan. Selain sebagai lansia, tanggungan keluarga serta keberadaan anggota keluarga yang mengalami disabilitas dinilai sudah cukup menjadi dasar untuk mendapatkan intervensi sosial.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kelurahan Leok I maupun Dinas Sosial Kabupaten Buol mengenai keluhan tersebut.
Masyarakat berharap agar masalah data bantuan sosial dapat segera dibenahi agar warga yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh haknya secara tepat dan adil.
Redaksi










