Tolitoli, TABENews.com,–Kapolsek baolan bersama pengurus Ranting Bhayangkari serta personil polsek baolan meriahkan hari kemerdekaan 80 tahun di makopolsek Baolan pada senin 18 Agustus 2025
Beberapa orang warga ikut menyaksikan sejumlah lomba antar anggota ranting bhayangkari serta antar polsek di antara nya lomba gendong istri,lomba makan kerupuk,lomba joget dandut dengan balon di dahi bagi personil bersama istri hingga membuat kelucuan dan ledakan tawa di polsek baolan siang tadi.
Lomba yang paling lucu ketika wakapolsek IPTU Subroto tidak mampu menggendong istrinya.
Saat pertama kali saya ungkapkan perasaan cintaku,istriku langsing dulu” Ujar wakapolsek melucu ..
IPTU Samir muhammad SH MH menjelaskan jika lomba di meriahkan di makopolsek baolan untuk hilangkan kejenuhan personil yang di sibukkan dengan berbagai kegiatan mulai dari program ketahanan pangan,oprasi balapan liar hingga jual beras murah dua tahap jelang hari merdeka
Di katakan Kapolsek Baolan bersama istri nya ketua Ranting Bhayangkari polsek Baolan bahwa Lomba makan kerupuk menjadi salah satu cara untuk menghibur personil sekaligus mengingatkan mereka akan kesulitan yang dialami pada masa perang. Lomba ini juga mencerminkan semangat baru dan harapan untuk masa depan yang lebih baik setelah periode yang penuh perjuangan termasuk lomba isi paku dalam botol Peraturan lomba memasukkan paku ke dalam botol dan mereka berlari menuju botol yang sudah disiapkan dan mencoba memasukkan paku ke dalam botol dengan cara membelakangi botol tanpa menggunakan tangan. anggota tercepat yang berhasil memasukkan paku ke dalam botol akan menjadi pemenang.
Tujuan dari lomba memasukkan pensil ke dalam botol adalah untuk melatih kesabaran, ketelitian, dan ketangkasan dalam mencapai tujuan, serta mempererat silaturahmi dan semangat kebersamaan,
Lomba ini juga bisa dimaknai sebagai simbol perjuangan dan semangat pantang menyerah, seperti yang ditunjukkan oleh rakyat Indonesia dalam menghadapi penjajah”Tutup Samir Muhammad seraya berseru Merdekaaa..
Armen djaru








