tolitoli

Bupati Tolitoli Buka Lokakarya Literasi Digital 2025

173
×

Bupati Tolitoli Buka Lokakarya Literasi Digital 2025

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TOLITOLI, TABEnews.com.– Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, secara resmi membuka kegiatan Lokakarya Literasi Digital 2025 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Selasa (12/8/2025) pukul 08.30 WITA. Kegiatan bertema “Menguatkan Literasi Digital Membangun Generasi Cerdas dan Tangguh di Era Teknologi” ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di bidang teknologi informasi.

Lokakarya berlangsung selama satu hari di aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Tolitoli, diikuti 100 peserta yang terdiri dari perwakilan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai pemanfaatan teknologi secara cerdas, aman, berbudaya, dan beretika di dunia digital.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Dalam sambutannya, Bupati Amran menegaskan pentingnya penguasaan literasi digital di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Menurutnya, kemampuan mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak adalah bekal penting untuk membentuk generasi yang tangguh menghadapi tantangan era digital.

“Teknologi membawa peluang besar, tetapi juga tantangan. Masyarakat, khususnya generasi muda, harus mampu menggunakannya dengan tepat, bermanfaat, dan mematuhi etika bermedia,” kata Bupati. Ia berharap para peserta menjadi agen perubahan dalam mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya literasi digital.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lely Husna Bantilan, S.Sos., MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mengakselerasi transformasi digital di daerah. Lely menambahkan, literasi digital yang kuat akan melahirkan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Lokakarya ini turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Tolitoli, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Stasiun LPP RRI Tolitoli, Lurah Panasakan, serta para pegiat literasi digital di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai pihak menjadi bukti dukungan lintas sektor dalam membangun ekosistem digital yang sehat.

Materi lokakarya mencakup edukasi keamanan digital, etika berinternet, penguatan budaya literasi, hingga strategi memanfaatkan platform digital untuk pengembangan diri dan usaha. Para narasumber mendorong peserta untuk mempraktikkan langsung pengetahuan yang didapat agar dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap dapat mencetak generasi yang cakap digital, kreatif, serta mampu menjaga nilai budaya dan etika di tengah derasnya arus informasi global. Literasi digital diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan daerah yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Example 468x60
Example 120x600