Tolitoli, TABE— Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah diwarnai dengan pawai obor yang digelar oleh Remaja Islam Masjid (RISMA) Babul Khair, Tuweley, Kecamatan Baolan, Tolitoli. Kegiatan ini berlangsung meriah pada Jumat malam dan diikuti puluhan santri yang penuh semangat membawa obor, menandai awal tahun baru Islam dengan semangat hijrah dan kebangkitan pemuda Islam.
Pawai obor dilepas langsung oleh Direktur LPPTKA DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Ustadz Ghufron Arsyah Prawira, di halaman Masjid Babul Khair, yang terletak di belakang Kodim 1305/BT. Dalam sambutannya, Ghufron menekankan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum syiar Islam yang menggelorakan semangat hijrah, persatuan, dan perbaikan diri.
“Obor yang kita bawa malam ini bukan hanya cahaya fisik, tetapi simbol cahaya iman, ilmu, dan semangat perjuangan. Kita ingin anak-anak muda Islam tampil di garda terdepan—aktif di masjid, cinta Al-Qur’an, peduli terhadap umat, dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” tegas Ghufron.
Pengamanan dan pengawalan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Baolan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Samir Muhammad, S.H., M.H. Pihak kepolisian turut memastikan kelancaran dan keamanan jalannya pawai, terlebih kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang turut dirayakan oleh remaja masjid.
IPTU Samir menyatakan bahwa Polsek Baolan siap bersinergi dalam kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, terutama dalam kegiatan keagamaan yang sarat nilai edukatif dan spiritual.
BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) melalui lembaga LPPTKA terus berkomitmen menjadi mitra umat dan wadah kaderisasi generasi Rabbani. Momentum 1 Muharam ini, menurut Ghufron, menjadi titik tolak untuk memperkuat gerakan pemuda Islam yang mandiri, berakhlak, dan berdedikasi bagi agama, bangsa, dan daerah.
Ia juga berharap agar masjid-masjid dapat terus bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan generasi muda, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, dan penguatan jiwa kepemimpinan Islam.
Sebagai informasi, LPPTKA-BKPRMI merupakan singkatan dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an di bawah naungan BKPRMI. Lembaga ini fokus pada pendidikan Al-Qur’an sejak dini melalui program TKA dan TPQ, yang menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter generasi Qurani di Indonesia.
armen ddjaru









