tolitoli

“Pokpok Jadi Ajang Pemersatu! Kapolres Tolitoli Tutup Turnamen Seru Bareng Wartawan”

214
×

“Pokpok Jadi Ajang Pemersatu! Kapolres Tolitoli Tutup Turnamen Seru Bareng Wartawan”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tolitoli, TABE — Suasana penuh gelak tawa dan sorak sorai mewarnai penutupan Turnamen Pokpok Kapolres Tolitoli Cup Seri-1 yang digelar di Warkop Perempatan (WP). Turnamen yang juga menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79 ini resmi ditutup langsung oleh Kapolres Tolitoli, AKBP Wayan Aryawan Wayracana, S.I.K, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Tak sekadar turnamen, ajang ini berubah menjadi momen bersejarah yang mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian, insan pers dari Koalisi Wartawan Tolitoli (KAWAT), dan masyarakat.

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Ini bukan sekadar adu ketangkasan main pokpok, tapi juga adu solidaritas, semangat kebersamaan, dan kebanggaan kita sebagai warga Tolitoli!” tegas Kapolres Tolitoli dalam sambutannya yang disambut meriah oleh seluruh peserta dan tamu undangan.

Menurut AKBP Wayan, keberhasilan turnamen ini adalah cermin dari sinergitas yang baik antara Polres Tolitoli dan KAWAT. Ia menegaskan bahwa olahraga seperti pokpok dapat menjadi media positif untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat.

“Kami berharap ke depan atlet-atlet pokpok asal Tolitoli bisa terus berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Semua ini tidak lepas dari kerja sama luar biasa dengan rekan-rekan media,” tambahnya.

Penyerahan hadiah dilakukan dengan penuh simbolik. Juara 1 diserahkan langsung oleh Kapolres Tolitoli, Juara 2 oleh Ketua KAWAT Rahmadi Manggona, Juara 3 oleh Kasat Intel, dan Juara 4 oleh Sekretaris KAWAT. Tak hanya hadiah, para pemenang juga mendapat apresiasi khusus atas semangat sportivitas yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

Ketua KAWAT Tolitoli, Rahmadi Manggona, menyebut bahwa kolaborasi seperti ini adalah bentuk nyata harmonisasi antara media dan institusi negara. “Ini contoh kecil dari hal besar yang bisa kita bangun bersama: persatuan dalam keberagaman.”

Turnamen pokpok Kapolres Cup ini resmi ditutup, tapi gaungnya masih terasa. Ia menjadi pengingat bahwa keamanan, kedekatan, dan kebersamaan bisa terwujud bahkan dari sebuah permainan rakyat.

“Pokpok boleh selesai, tapi semangat Bhayangkara terus hidup di tengah masyarakat!”

laporan: fajri

Example 468x60
Example 120x600