Tolitoli, TABE – Pemerintah Kabupaten Tolitoli kembali mengukir prestasi membanggakan! Di tengah tantangan pelik masalah gizi anak, Tolitoli justru berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dan diganjar penghargaan kinerja terbaik ketiga se-Sulawesi Tengah dalam pelaksanaan aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi.
Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, saat menghadiri Musrenbang RPJMD Sulawesi Tengah pada Senin (30/6/2025). Tak hanya penghargaan, Pemkab Tolitoli juga menerima insentif sebesar Rp200 juta dari Gubernur Sulawesi Tengah sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut.
“Alhamdulillah, kerja keras seluruh elemen membuahkan hasil. Tolitoli dinobatkan sebagai peraih kinerja terbaik ketiga se-Sulteng. Ini bukti bahwa sinergi dan kolaborasi adalah kunci sukses dalam menurunkan stunting,” ujar Amran dengan penuh rasa syukur.
Dalam kesempatan itu, Bupati Amran didampingi Ketua DPRD Tolitoli, Sriyanti Dg Parebba, saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulteng. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam aksi percepatan penurunan stunting.
“Penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan satu instansi. Ini kerja besar lintas sektor, dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sepenuh hati,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, tiga daerah yang mendapatkan penghargaan kinerja terbaik dalam aksi konvergensi stunting adalah Kabupaten Poso dengan skor tertinggi 113 poin, disusul Kabupaten Parigi Moutong dengan 110 poin, dan Kabupaten Tolitoli yang menyusul di posisi ketiga dengan 108 poin.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Tolitoli dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah kini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan, sekaligus menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tengah.









